Lonjakan Kasus Covid-19 Melonjak di China saat Tahun Baru Imlek, 80 Persen Warga Terinfeksi – Liputan Online Indonesia

ByAfifah Agustin

23 Januari 2023
Lonjakan Kasus Covid-19 Melonjak di China saat Tahun Baru Imlek, 80 Persen Warga Terinfeksi - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.cnnindonesia

liputanbangsa.com Di tengah tingginya perjalanan yang terjadi di periode liburan Tahun Baru Imlek, pernyataan yang mengejutkan terlontar dari Pemerintah China. Negara yang sering dijuluki sebagai Negeri Tirai Bambu ini mengungkapkan 8 dari 10 orang atau 80 persen warganya positif Covid-19.

Kepala ahli epidemiologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China Wu Zunyou pada Sabtu (21/1) mengatakan gelombang epidemi saat ini telah menginfeksi sekitar 80 persen orang di China.

Dijuluki sebagai ‘migrasi manusia terbesar di dunia,’ tingginya mobilitas orang-orang saat perayaan Imlek tersebut dikhawatirkan dapat menyebarkan virus ke pedesaan dan menyebabkan gelombang infeksi virus kedua.

Namun, melalui akun sosial media pribadinya, Wu menjelaskan gelombang infeksi kedua kemungkinan tidak akan terjadi karena sebagian besar orang sudah sadar akan Covid-19 dan telah melakukan proteksi.

“Dalam dua hingga tiga bulan kedepan, kemungkinan rebound skala besar Covid-19 atau gelombang kedua infeksi di seluruh negeri sangat kecil,” tutur Wu.

Tahun ini adalah pertama kalinya periode libur Imlek tidak dilakukan pembatasan perjalanan domestik sejak 3 tahun terakhir. Kementerian Transportasi China telah memperkirakan 2 miliar perjalanan lebih akan terjadi selama 40 hari di musim Tahun Baru Imlek.

Sementara itu, penelitian dari School of  Development di Universitas Peking memperkirakan pada 11 Januari, lebih daari 900 juta orang, atau 64 persen dari populasi China, kemungkinan telah terinfeksi Covid-19.

Penelitian universitas juga menunjukkan epidemi memuncak di sebagian besar wilayah pada 20 Desember, sekitar 13 hari setelah China mulai melonggarkan pembatasan Covid-nya. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *