BEKASI, liputanbangsa.com – Terekam detik-detik seorang pria dikeroyok oleh sejumlah remaja di Stasiun KRL lantaran memakai baju Persib.
Video pengeroyokan bapak-bapak berkaos Persib itu viral di sosial media Senin (17/2/2025).
Dari video yang dibagikan terlihat seorang pria berpakaian baju berwarna biru dikeroyok oleh tiga pemuda di Stasiun Jatinegara pada Minggu (16/2/2025).
Bapak-bapak itu hingga nekat lompat peron karena insiden pengeroyokan tersebut.
Sejumlah petugas KRL pun menyelamatkan bapak-bapak yang dikeroyok oleh tiga pemuda.
Pihak Commuterline Indonesia di platform X pun menyayangkan aksi pengeroyokan terhadap bapak-bapak di Stasiun Jatinegara.
Pihak Commuter Line menjelaskan bahwa petugas di stasiun sudah berusaha mencegah tindakan pengeroyokan.
Korban pun sudah dibawa ke pos kesehatan guna memberikan pertolongan pertama.
“Pada saat kejadian petugas berupaya untuk membantu penumpang yang menjadi korban, kemudian membawanya ke ruang pos kesehatan guna diberikan pertolongan pertama,” jelasnya.
Namun, pihak KCI belum dapat mengamankan pelaku karena pada saat itu pelaku langsung melarikan diri ke dalam KRL dan tidak lama berselang pintu KRL telah tertutup.
Permohonan Maaf

Pihak KCI juga memohon maaf, tentunya kejadian ini menjadi atensi untuk terus meningkatkan keamanan baik di dalam kereta ataupun area stasiun kedepannya.
Dimuat Kompas.com seorang suporter pria menjadi korban pengeroyokan suporter lainnya seusai laga Persija Jakarta versus Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025).
Di lokasi, suporter yang belum diketahui identitasnya itu dikeroyok saat hendak meninggalkan pintu timur 16 Stadion Patriot Chandrabaga.
Sejumlah suporter memukul suporter tersebut saat ia terpojok di bawah tangga menuju tribun.
Polisi yang mengetahui kejadian pengeroyokan langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan meminta seluruh suporter untuk membubarkan diri.
Sementara itu, korban pengeroyokan langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka akibat pukulan dari suporter lainnya.
Diduga pengeroyokan terjadi akibat adanya provokasi seusai laga Persija vs Persib Bandung.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum memberikan informasi lebih lanjut terkait kejadian pengeroyokan tersebut.
Diketahui, laga klasik Persija vs Persib berkesudahan dengan skor 2-2.
(ar/lb)

