JAKARTA, liputanbangsa.com – Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, suami jurnalis Najwa Shihab meninggal dunia pada Selasa (20/5/2025) pukul 14.29 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono, Jakarta Timur.
Jenazah almarhum disemayamkan di kediaman keluarga di Jalan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, dan dijadwalkan dimakamkan Rabu (21/5) pukul 10.00 WIB di TPU Jeruk Purut.
Beliau wafat setelah sempat dirawat karena stroke, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta kolega di bidang hukum dan media.
Profil Sjarief Assegaf

Ibrahim Sjarief Assegaf (lahir 1977) menempuh pendidikan hukum di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Law (LL.M) dari University of Melbourne, Australia.
Ia dikenal sebagai pengacara senior yang berkarier di firma hukum Assegaf Hamzah & Partners (AHP) dengan spesialisasi perbankan, keuangan, restrukturisasi, serta merger dan akuisis.
Selain berpraktik hukum, Assegaf juga menjabat Direktur di platform layanan hukum daring Justika.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia dipercaya menjabat sebagai Komisaris Utama Narasi, perusahaan media milik istrinya, Najwa Shihab.
Assegaf menikah dengan Najwa Shihab pada 1997 saat Najwa masih berusia 20 tahun dan menjadi mahasiswa Fakultas Hukum UI.
Pernikahan tersebut dikaruniai seorang putra, Izzat Ibrahim Assegaf.
Ucapan Duka Cita
Sejumlah tokoh dan pihak menyampaikan belasungkawa atas kepergian Assegaf, antara lain:
Narasi TV (akun resmi) dalam unggahan Instagram resmi perusahaan media tersebut ditulis:
“Telah berpulang Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, selaku Komisaris Utama Narasi dan suami dari pendiri Narasi, Najwa Shihab. Kami dari Narasi turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya.”
Basuki T. Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI yang sempat melayat ke rumah duka menyampaikan, “Saya turut berdukacita. Semoga almarhum diterima di sisi Allah”.
Andien (penyanyi), melalui Instagram Stories, Andien memberi ucapan duka: “Turut berduka cita atas wafatnya Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf… Semoga Allah melapangkan kuburnya dan mengampuni segala dosanya”.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan seluruh amal ibadah Sjarief Assegaf diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
(ar/lb)

