[ad_1]
JEPARA, liputanbangsa.com – Sebanyak 585 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Jepara usai dilantik di Gedung Wanita Jepara, Selasa (14/1). Mereka akan dihadapkan dengan rapat pleno divisi hingga pembentukkan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Nanti di tiap desa, PPS akan membagi ketua dan divisi agar tugas menjadi ringan. Tidak hanya itu, mereka juga akan membuka pendaftaran untuk satu sekretaris dan dua staf di bawahnya,” papar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri kepada liputanbangsa.com, Selasa (24/1).
Setelah itu, anggota PPS bakal mengadakan open recruitment pada 26 Januari 2023 untuk Pantarlih. Menurut Subchan, yang menjadi prioritas Pantarlih terdapat pada penguasaan teknologi. “Melek teknologi sangat diutamakan dalam Pantarlih. Sebab, akan berhubungan dengan sistem Pemilu 2024 dan berkoordinasi di line up-nya terkait data pemutakhiran,” terangnya.
Pantarlih yang dibutuhkan menyesuaikan dengan jumlah TPS yang direncanakan. Ia menjelaskan, setidaknya terdapat 3.454 Pantarlih di Jepara. Namun, hal itu masih dalam tahap rancangan. Selain itu, dalam pengambilan sumpah atau janji dan pelantikan PPS, pihaknya berpesan kepada PPS untuk menjaga integritas selama 24 jam penuh, sampai tugas PPS purna.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Haizul Maarif menekankan pentingnya integritas. Menurutnya, integritas nomor satu dalam pelaksanaan Pemilu.
“Menjaga intergitas mesti dipelihara sampai akhir hayat. Apalagi PPS, bersinggungan dan riskan akan konflik Pemilu. Sehingga, integritas sifatnya penting,” jelas Gus Haiz, sapaanya.
Kemudian, ia juga mengatakan, melalui integritas yang dijunjung tinggi dapat meminimalisir yang kecurangan terjadi. “Kalau penyelenggara Pemilu semuanya berintegritas saya yakin Pemilu 2024 akan terlaksana dengan baik,” ujarnya. (cr2/lbi)
Artikel rekomendasi produk Pelantikan PPS, Gus Haiz: Jaga Integritas! ini pertama kali muncul di Liputan Online Indonesia.
[ad_2]
Beranda

