Liputanbangsa.com – Kronologi Penjarahan Rumah Uya Kuya di Duren Sawit Jaktim
Rakyat mengernyitkan dahi dan mengangkat sebelah alis mendengar pernyataan perempuan 45 tahun itu.
Apa yang dikatakannya dinilai sangat tidak sensitif dengan kondisi kebanyakan orang yang nasibnya tidak jauh lebih baik.
Adu nasib terjadi di media sosial. Membahas soal privilege yang didapatkan Nafa Urbach.
Nafa Urbach sudah minta maaf soal pernyataannya itu. Lewat Instagram dia menulis, mengakui kalau kalimatnya melukai.
“Guys maafin aku yah kalau statement aku melukai kalian, but percayalah aku gak akan tutup mata untuk memberikan hidup aku buat rakyat di dapil aku sebaik mungkin yang bisa aku kerjakan saat ini,” tulis Nafa Urbach di akun Instagram pribadinya pada Jumat (22/8/2025).
Klarifikasi

“Saya memahami kekecewaan masyarakat, di tengah kondisi masyarakat hari ini dan bagi saya kepentingan rakyat selalu diutamakan. Masukan dan kritik dari masyarakat akan menjadi pengingat agar saya bekerja lebih sungguh-sungguh, amanah, dan berpihak pada rakyat. Salam Hormat dari saya untuk masyarakat semua,” tulisnya.
Lalu pada Sabtu (30/8) dia kembali membuat video permintaan maaf.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera, selamat malam. Dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, Saya, Nafa Indria Urbach, meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya, yang menyakiti hati masyarakat Indonesia. Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” kata Nafa Urbach dalam video yang diunggah ke Instagram.
Menyusul Minggu (31/8) dirilis surat resmi dari NasDem yang menonaktifkannya sebagai pejabat DPR RI.
Â
(ar/lb)Â

