Jakarta, liputanbangsa.com -Ditemukan meninggal dunia di depan SPBU Jl Pramuka, Limo, Kota Depok, Jawa Barat dengan membawa tas berisi uang Rp120 juta, Minan (70) lansia disebut Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Depok AKP Fitri merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).
Uang yang dibawa Minan disebut hasil dari menjual barang-barang bekas dan pemberian dari orang-orang. Minan tewas sekitar pukul 10.30 WIB.
“Iya, betul (pria ODGJ meninggal), temuannya kemarin. SPKT mendapat laporan dari Binmas Kelurahan Grogol bahwa ada penemuan mayat di depan SPBU Grogol, Jl Pramuka RT 03 RW 01 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok,” ujar Fitri dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (16/2).
Fitri menjelaskan, sebelumnya Minan sempat terlihat lemas dengan bersandar di depan SPBU. Setelah itu seorang warga mendekatinya, tetapi Minan sudah meninggal. Ketika tas yang berada di samping Minan diperiksa, ditemukan uang mencapai Rp120 juta.
“Iya betul, dia bawa uang di dalam tas, ditemukan di TKP. Jumlahnya Rp120 juta,” kata Fitri.
Fitri menyebut uang ratusan juta dalam tas merupakan uang Minan yang dikumpulkan dari hasil penjualan barang-barang bekas dan pemberian warga. Namun, tidak diketahui sejak kapan Minan mengumpulkan uang tersebut.
“(Jumlah uang dalam tas) Rp 120 juta, info dari tetangga, uang tersebut hasil dari jual barang-barang botol bekas dan hasil pemberian dari orang yang dikumpulkan oleh korban,” ucap dia.
Berdasarkan kesaksian tetangga, Rahman selaku mantan RT di lingkungan keluarga besar Minan mengatakan, lansia itu mendapatkan uang dengan berjualan daun singkong dan dari orang yang bersimpati padanya. Ia membantah Minan mendapatkan uang dengan cara mengemis.
“Dulu itu dia sempet tani, jual pucuk (daun) singkong. Dia orang enggak waras tapi enggak galak, itu uang yang dia punya juga bukan hasil minta-minta,” ucapnya.
“Itu uang yang sekarang viral itu dari orang-orang aja, kasih dia makan, kasih dia uang,” imbuhnya.
Minan memang dikenal di lingkungan rumahnya sebagai ODGJ, Rahman mengaku sudah lama tak berbicara dengan Minan.
“Kalau dibilang minta-minta saya juga bingung. Gimana dia mau minta-minta, ngomong juga enggak pernah, saya aja denger dia ngomong waktu saya kecil doang, ya sekitar umur saya 10 tahunan aja,” ucap dia.
Kendati demikian, Minan memang sudah lama miliki kebiasaan mengumpulkan uang di tasnya bahkan pernah kehilangan tas berisi uang karena diduga dicuri orang, menurut Rahman.
“Dia (Minan) dari dulu kumpulin uang, di tas. Pernah dulu dia kehilangan tasnya, ada orang jahat ambil tasnya. Ada uangnya juga, kan kita tau dia memang suka ngumpulin uang (simpan di tas),” jelas Rahman.
“Marah tuh dia waktu itu, tapi ngamuknya enggak yang galak, cuma mukanya aja kelihatan marah gitu. Waktu itu dia belum tinggal di pom bensin,” imbuhnya. (afifah/lbi)

