China dan Hongaria Ajak Negara-Negara Untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina – Liputan Online Indonesia

China dan Hongaria Ajak Negara-Negara Untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.sindonews

liputanbangsa.com Sepakat jalin kerja sama untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina, salah satu anggota NATO China dan Hongaria mengajak negara-negara yang cinta damai untuk turut serta.

Pernyataan tersebut keluar saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi berkunjung ke Budapest di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat (AS), di mana Washington menuduh Beijing sedang mempertimbangkan untuk mempersenjatai Moskow dalam perangnya di Ukraina.

Atas tuduhan Washington, Beijing menolak dengan tegas. “China dan Hongaria dengan senang hati bekerja sama dengan negara-negara cinta damai lainnya untuk mengakhiri perang saat ini secepat mungkin,” kata Wang Yi pada hari Senin, yang dilansir AFP, Selasa (21/2).

Wang Yi kembali melanjutkan seruan kepada semua pihak untuk mendukung proposal China guna mengakhiri perang. “Kami ingin para pihak kembali ke meja perundingan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengatakan dia menyambut posisi China, yang berusaha untuk membangun perdamaian secepat mungkin. Wang Yi juga memuji “kebijakan ramah China” dari pemerintah Hongaria, berterima kasih kepada Budapest karena mendukung posisi sah China di forum internasional dan multilateral.

“Meskipun China dan Hongaria secara geografis berjauhan, hubungan kami berkembang sangat baik,” tutur Wang Yi.

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengundang Wang Yi untuk makan malam pribadi, sebagaimana dilaporkan kantor berita Hongaria MTI.

Protes terkait masalah lingkungan pecah baru-baru ini atas pabrik baterai kendaraan listrik lithium-ion China yang sedang dibangun di kota terbesar kedua Hongaria, Debrecen.  Orban sangat tertarik untuk merayu produsen asing dan mempromosikan negara tersebut sebagai pusat global untuk baterai EV.

Wang Yi akan menuju ke Moskow setelah mengunjungi beberapa ibu kota Eropa dalam beberapa hari terakhir dan menghadiri Konferensi Keamanan Munich. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *