liputanbangsa.com — Pedagang di pasar Tanah Abang Jatibaru II catat keuntungan yang signifikan pada momen Lebaran tahun ini. Pasalnya, jelang Hari Raya Lebaran tiap tahunnya pasar tersebut selalu ramai pembeli dan tahun ini keuntungan yang didapat lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Rezi (24) selaku pedagang di Tanah Abang mengaku alami peningkatan omzet hingga 10 lipat dari hari biasanya. Dia baru merasakan tingginya lonjakan keuntungan di momen Lebaran tahun ini.
“Omzet naik 10 kali lipat dari hari biasa, biasanya H-5 Lebaran [tahun kemarin] sudah engga ada orang yang beli, kalau sekarang masih ada [yang beli],” kata Rezi dikutip dari Bisnis, Kamis (20/4).
Salah satu yang menjadi alasan lakunya dagangan milik Rezi itu karena dirinya mematok harga 1 potong baju senilai Rp35.000. Selain itu, akan ada potongan harga Rp5.000 jika membeli tiga potong baju. Dari strategi promosi yang dilakukannya tersebut, Rezi mengatakan rata-rata pembeli mampu memborong dagangan miliknya hingga 10 potong baju.
“Ada yang sekali belanja sampai lima kodi, itu kebanyakan pembeli baru,” ujarnya.
Baca juga:
Harga Daging Sapi Melonjak Naik di Jakarta dan Riau Jelang Lebaran 2023 – Liputan Online Indonesia
Pembeli yang datang tak hanya dari Jakarya saja menurut Rezi, ada yang datang dari luar Pulau Jawa, seperti Gorontalo. Rezi pun mengaku berencana ingin pelang kampung ke tanah kelahirannya di Padang. Dia mengatakan rencana itu tertunda sejak satu tahun lalu, lantaran tingginya kasus penularan Covid-19.
“Tahun kemarin engga [mudik], soalnya Covid-19. Tahun ini mudik ke Padang, habis Lebaran baru mudik,” ungkapnya.
Sebagai informasi, para pembeli masih memadati area Tanah Abang Jatibaru II. Sedangkan, para penjual masih menunggu para pembeli memborong dagangannya. (afifah/lbi)

