Tak Mau Beri Contekan, Siswa SD Dirundung hingga Masuk Rumah Sakit – Liputan Online Indonesia

DEMAK, liputanbangsa.comLantaran tidak mau memberi contekan jawaban, MNH, siswa kelas 5 sebuah SD di Bonang menjadi korban perundungan tiga temannya.

Peristiwa perundungan terjadi pada jam pelajaran di saat ruang kelas ditinggal guru yang sedang rapat.

Aksi perundungan tersebut membuat MNH harus dilarikan ke RSI NU Demak karena mengalami rasa sakit di alat vitalnya.

“Tadinya hanya mau diperiksakan, ternyata saat kencing keluar darah sehingga dokter menyarankan untuk opname agar mendapat perawatan intensif,” kata Umi Habsoh, ibu korban saat ditemui di RSI NU Demak.

Dia menduga kada luka di bagian dalam karena ditendang temannya.

“Kami belum memperoleh keterangan yang pasti dari dokter, tetapi kemungkinan karena tendangan temannya,” tutur Habsoh.

Dia mengatakan, bahwa MNH merupakan anaknya yang rajin dan patuh terhadap arahan orang tua.

Jadi, tidak mengherankan jika dia tidak mau memberitahukan lembar jawaban soal kepada temannya karena ada larangan dari gurunya.

“Saat ruang ditinggal guru, tiga temannya melakukan tindak kekerasan, ada yang pegang punggung dan ada yang menendang,” ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, dia merasa sakit mendapati anaknya jadi korban perundungan.

Namun demikian ia berharap dapat diselesaikan secara kekeluargaan mengingat pelaku masih anak-anak, satu kelas dan masih satu kampung.

Sementara itu mendapat informasi kasus perundungan dan kekerasan siswa SD, Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet langsung menjenguk korban di RSINU Demak.

Dia meminta Pemkab Demak dapat terus menyosialisasikan larangan perundungan atau bullying agar tidak lagi terjadi kasus seperti yang dialami MNH.

“Jangan sampai ada lagi kasus seperti ini,” ucap Slamet yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak.

Terkait kendala pembiayaan perawatan di rumah sakit karena tidak bisa di-cover BPJS, dia menyarankan agar perawatan dipindahkan ke RSUD Sunan Kalijaga.

“Saya sudah sampaikan ke RSUD Sunan Kalijaga, penanganan MNH bisa dilayani termasuk jaminan pembiayaan,” katanya.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *