Jambore Kebangsaan, Kawal Pemilu Damai 2024 – Liputan Online Indonesia

SEMARANG, liputanbangsa.com – Peran pemuda dalam Pemilu 2024 menjadi penting dilibatkan untuk menyebarkan konten-konten positif jelang gelaran Pemilu 2024.

Pemuda memiliki peran penting dalam membawa perubahan bagi kemajuan bangsa. Pemuda merupakan subjek sekaligus obyek dari pemerintahan negara yang demokratis.

Partisipasi pemuda menentukan kualitas demokrasi, semakin tinggi partisipasi pemuda pada proses demokrasi seperti gelaran Pemilu 2024 akan menentukan masa depan bangsa dan negara. Jumlah pemilih muda (Millenial dan Gen Z) di Jawa Tengah mencapai 52% dari keseluruhan jumlah pemilih.

Pemuda bisa menjadi kelompok yang menjaga kondusifitas masyarakat baik di dunia nyata maupun maya.

Generasi muda diharapkan menyikapi dengan bijak dan cerdas dengan adanya polarisasi politik termasuk konten hoax, ujaran kebencian dan kampanye hitam di masyarakat.

Oleh karena itu, dalam upaya menjaga suasana kontestasi politik yang aman dan kondusif menjelang Pemilu serentak 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menyelenggarakan Jambore Kebangsaan dengan tema “Jambore Kebangsaan Kawal Pemilu Damai 2024” pada Minggu (3/9) di Lapangan Pancasila Semarang, mulai pukul 06.00 WIB.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Kemah Kebangsaan yang berlangsung tanggal 1 s/d 2 September 2024 di SMAN 1 Semarang diikuti 100 peserta pelajar dan mahasiswa yang tegabung dalam organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung Plus, Karang Taruna Jateng, dan perwakilan pelajar mahasiswa daerah yang ada di Jawa Tengah.

Kemah Kebangsaan juga akan diisi Seminar Kebangsaan dengan pembicara dari KPU, Bawaslu Jawa Tengah dan DKPP yang bertujuan mengedukasi peserta Kemah Kebangsaan agar berperan aktif berpartisipasi dalam Pemilu 2024 yang damai dan mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Adapun puncak acara Jambore Kebangsaan berlangsung di Lapangan Pancasila Semarang.

Acara diawali dengan hiburan dari Pagi Boeta Band dilanjutkan Ikrar Deklarasi Pemilu Damai yang melibatkan seluruh peserta Jambore Kebangsaaan yang dibacakan oleh perwakilan peserta.

Kegiatan dilanjutkan Pemasangan Bendera Merah Putih secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah pada Monumen Pemilu Damai dengan tujuan untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan suasana damai dan stabilitas keamanan menjelang, saat dan setelah Pemilu 2024.

Jambore Kebangsaan akan menjadi tonggak penting dalam menghadapi pemilu mendatang khususnya bagi generasi muda yang ada di Jawa Tengah dan Masyarakat Jawa Tengah pada umumnya.

Hal ini bertujuan mempersatukan berbagai lapisan masyarakat, dari berbagai suku, agama, dan budaya, dalam semangat yang sama untuk mewujudkan Pemilu yang damai dan berkualitas.

Selaiin itu, turut menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya peran mereka dalam menjaga suasana yang kondusif selama proses pemilu.

Ganjar Pranowo turut memberikan Orasi Kebangsaan.

“Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, utamanya pemuda, pelajar, mahasiswa diharapkan dapat terbentuk kesadaran kolektif akan pentingnya mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik yang sempit,” imbuhnya.

Acara ini diikuti 10.000 orang yang berasal dari mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus (HMI, PMII, GMKI, IMM, PMKRI, GMNI, KAMMI), Organisasi Agama dan Kemasyarakatan (KNPI, KWARDA Jawa Tengah, KORMI, Karang Taruna Jawa Tengah, FKUB Muda Jawa Tengah, Banser, GP Ansor, Kokam Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, Perantara Jawa Tengah), Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah, Instansi Vertikal, KPU, BAWASLU, BUMD, Parpol, tokoh agama dan kepercayaan, santri, mahasiswa dan pelajar perwakilan lintas etnis dan daerah, serta seluruh elemen masyarakat.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *