Banjir Hujatan, TikTokers Malaysia Bikin Konten Hoaks di Bandung hingga Raup Untung Fantastis – Liputan Online Indonesia

liputanbangsa.comAksi seorang konten kreator YouTube dan TikTok asal Malaysia yang viral bikin hoaks di Bandung kini jadi sorotan.

TikTokers Malaysia tersebut bikin heboh setelah membuat kabar hoaks soal orang hilang di hutan Bandung.

Sang konten kreator tersebut memilik channel Ammar Nazhan dan akun TikTok @amnazhan.

Kini, akibat konten hoaks yang dibuatnya, sang Ammar Nazhan dirujak warganet.

Rupanya, sang konten kreator kerap berad di barisan trending YouTube Malaysia.

Dia pun bukan konten kreator baru, karena unggahan pertamanya di YuTube tercatat pada 2017 lalu.

Pada 9 Februari 2025, Ammar Nazhan memiliki 2,76 juta subscriber, sementara akun Tiktoknya punya 1,9 juta follower.

Isi kontennya pun kebanyakan video aktivitas berbau drama melibatkan anak-anak muda Malaysia.

 

Pendapatan Fantastis

Channel YouTube Ammar Nazhan ini menduduki peringkat ke-26 di Malaysia.

Estimasi pendapatannya di YouTube ditaksir mencapai antara $4,6K-$73K atau sekitar Rp 74 Juta sampai Rp 1,1 Miliar per bulan (kurs 9 Februari 2025 via  Wise.com).

Dalam catatan 30 hari terakhir channel Youtube Ammar Nazhan diperkirakan telah kehilangan 20 ribu subscribernya.

Isi Konten Hilang di Hutan

Pembuatan konten orang hilang di hutan ini diketahui dilakukan di Embah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pada Minggu (2/2/2025), sekitar pukul 19.00 WIB.

Untuk video hasil konten itu terlihat diunggah di Youtube pada 7 Februari 2025, untuk part pertama dengan judul “EYKA H1LANG DI HUTAN INDONESIA !! – PARANORMAL SER4M DENGAN ARASZ !.”

Kemudian unggahan pada 8 Februari 2025, untuk part kedua dengan judul “BUKT1 PERCARIAN EYKA SELAMA SES4T !! – KAMI R1SAU KETIKA INI !.”

Isinya menunjukan sekelompok anak muda yang berjalan seperti menyusuri tengah hutan di malam hari.

Kemudian ada adegan menemukan api berkobar, momen menjerit ketakutan, momen panik ada orang bernama Eyka yang hilang, bahkan mengaku sampai melapor ke polisi sambil menunjukan kertas yang klaim surat laporan polisi ke arah kamera.

 

Ternyata Hoaks

Pemilik akun yang membuat konten hilang di hutan Kota Bandung tersebut, selain Ammar Nazhan dan juga ada Tiktoker Aras Bin Abdullah.

Keduanya membuat konten hoaks itu agar bisa viral dan menambah jumlah pengikut di akun TikTok dan YouTube pribadi mereka.

“Itu hoaks hanya untuk menambah follower mereka, padahal tidak terjadi apa-apa,” kata Kapolsek Panyileukan Kompol Kurnia, Kamis (6/2/2025).

Konten kreator ini pun menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka dan setelah dimintai keterangan oleh anggota Polsek Panyileukan mereka diperbolehkan untuk pulang.

 

Dihujat Netizen Malaysia

Setelah konten itu diunggah di Youtube, konten Ammar Nazhan mendapat hujatan dari netizen Malaysia.

Ketika dikritik karena kebohongannya terbongkar, warganet Malaysia bahkan ada yang sampai menyematkan ayat suci Alquran dan hadist. Berikut komentar mereka.

“Kalau Indonesia nak klaim budak ni ambil saja kami rakyat Malaysia beri gratis saja..”

Dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda, “Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu jika berbicara ia berdusta, jika berjanji ia tidak menepatinya, dan jika dipercaya ia berkhianat.” Ditambahkan dalam riwayat Muslim: Padahal dia berpuasa, shalat dan mengaku muslim.”

“Tah dorang ni main⊃2;kan agama plak buat solat hajat, memalukan nama negara kat luar negara, penipu, sapa sapa tolong tarbiah dorang ni bila sampai malaysia. Berat sangat ni.”

“INI lah contoh ii team fries ni yang buat malu Malaysia je dasar budak fries.”

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *