liputanbangsa.com — Seorang pemuda asal Lampung yang tengah kuliah di luar negeri dilaporkan ke polisi, usai mengunggah kritikan pembangunan di Lampung pada akun TikTok-nya Awbimax Reborn.
Melihat fenomena tersebut, pengacara Hotman Paris Hutapea bersedia membantu Bima Yudho Saputro, jika permasalahan dengan pemerintah Lampung tersebut berlanjut hingga dibawa ke jalur hukum.
Sang pemilik akun TikTok Awbimax Reborn sekaligus sosok pemuda yang mengkritik pembangunan di Lampung itu diminta Hotman untuk menghubunginya lewat direct message (DM) Instagram.
Belum lama ini nama Bima viral di media sosial usai dirinya yang mengkritik Pemerintah Provinsi Lampung. Masyarakat Indonesia yang menonton video kritikan bima tersebut ternyata memiliki pandangan yang serupa sehingga mendukung pemuda itu.
Pasang badan untuk bima, pengacara kondang Hotman Paris tak ragu bantu pemuda asal Lampung tersebut.
“Ada apa sih Bima? Masalah apa dengan Bupati? DM saya terangin kasusmu, ya,” ucap Hotman melalui unggahannya di akun Instagram resminya, Jumat (14/4).

Keluarga dan dirinya diancam oleh beberapa pihak, Hotman menyampaikan agar Bima tak merasa takut dan khawatir.
“DM saya kalau memang ada masalah. Jangan takut. Hidup hanya sekali, [harus punya] nyali. Lihat tuh musuh-musuh gue. Gue tenang, gue senyum, tapi gue lawan pelan-pelan” tegas pengacara kondang tersebut.
Sebagai sama-sama jebolan Australia, Hotman kembali menegaskan akan mendukung Bima dam mengarahkan pemuda itu agar terus belajar hingga menghasilkan karya dan prestasi untuk membungkam lawannya.
“Anda dari Australia? Aku juga jebolan Australia. Empat tahun di Australia. Salam dari Bondi Beach,” lanjut dia.
Sementara itu, setelah video kritiknya terhadap pemerintah Lampung viral di sosial media, Bima mengaku keluarganya sempat mendapat ancaman dan intimidasi.
Lebih lanjut, Bima mengatakan jika aparat kepolisian sempat memgunjungi ibunya di tempat kerja dan berujung meminta beberapa data pribadinya. Informasi tersebut diunggah Bima di akun Instagram pribadinya @awbimax.
Tak hanya ibunya saja, sang ayah yang merupakan PNS turut dipanggil Bupati Lampung Timur menurut Bima. Sebelumnya ada petugas yang datang ke rumahnya untiuk meminta rekening bank yang digunakan di Australia.
“Polisi kan datang ke rumah, minta ijazah gue, yang laporin siapa, yang repot siapa,” kata Bima. (afifah/lbi)

