Mohammad Saleh Resmi Buka Workshop Tari dan Karawitan di Batang – Liputan Online Indonesia

tariMohammad Saleh Resmi Buka Workshop Tari dan Karawitan di Batang - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.joss.co.id

BATANG, liputanbangsa.com – Workshop Tari dan Karawitan yang diadakan oleh Sanggar Greget Semarang, dibuka oleh Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh di Aula Kantor Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, pada 10-11 Maret 2023.

Masuknya era globalisasi ke Indonesia seperti kebudayaan asing yang mulai di adopsi masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam mengeksistensikan budaya tradisional. Oleh karena itu, Saleh mendukung penuh pelestarian budaya tradisional dalam rangka menghadapi budaya asing yang masuk ke Indonesia.

“Pelatihan tari dan karawitan ini penting sekali, nantinya setelah mereka mahir dan bisa, menjadi tugas pemerintah untuk mengadakan event event baik di kecamatan, kabupaten dan nasional seperti di taman mini indonesia indah,” kata Politikus Golkar ini dalam sambutannya.

Canggihnya teknologi saat ini diharapkan Saleh dapat membawa budaya tradisional ke dunia digital. Pelaku seni dapat menjadi Youtuber dan bisa mensosialisasikan seni tari dan karawitan melalui media digital dan media sosial.

Sebanyak 65 remaja dari sembilan perwakilan kesenian rakyat yakni dari Kecamatan Limpung, Bawang, Reban, Blado, Gringsing, Banyuputih, Pecalungan, Subah, dan Tersono, mengikuti gelaran yang merupakan salah satu dari program Bhakti Sosial Budaya Sanggar Greget Semarang ini.

Mohammad Saleh Resmi Buka Workshop Tari dan Karawitan di Batang – Liputan Online Indonesia. Foto: joss.co.id

Pemukulan gong yang dilakukan sebanyak lima kali oleh Ketua Komisi A DPRD Jateng Mohammad Saleh menandakan telah dibukanya kegiatan tersebut. Turut hadir juga Camat Limpung, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Batang, Pamong Budaya Disdikbud Kabupaten Batang, dan Ketua Kesenian Rakyat Kabupaten Batang Dokter Miftachul Huda pada pembukaan acara.

Kemudian Babinsa Limpung, Polsek Limpung, sesepuh Kesenian Rakyat sekaligus Dalang Ki Muri dan para Narasumber dari Sanggar Greget Semarang Eldo, Fairuz, Hasya, Triyanto dan Maestro Tari Yoyok Bambang Priyambodo.

Lebih lanjut, Agus Effendi selaku Ketua Pelaksana menjelaskan kegiatan ini digelar di Kabupaten Batang atas permintaan Kelompok Kesenian Rakyat setempat.“Semua pendanaan dilakukan secara mandiri dengan iuran, mencari donatur serta berharap kegiatan selanjutnya dapat diselenggarakan oleh Pemkab Batang,” ujarnya.

Peseta Jundi dari Subah menyampaikan harapannya saat diskusi pendek yang dilakukan, ia menginginkan adanya sosok yang menaungi kesenian rakyat.

“Siapa atau dinas apa yang menjadi bapak kami? Kami ingin kegiatan selanjutnya diselenggarakan di hotel seperti kegiatan yang biasa dilakukan oleh Pemkab,” tambah Bejho dari Blado.

Sementara Ahmad Sultonik dari Limpung ingin diundang dan diberi kesempatan untuk bisa tampil di kegiatan tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional.

“Seperti acara di TMII Jakarta dan acara budaya lain. Tentu difasilitasi oleh Pemkab Batang,” ujarnya.

Antusiasme peserta cukup luar biasa dalam menerima materi workshop karawitan yang disampaikan oleh Pengasuh Sanggar Greget Semarang, Yoyok Bambang Priyambodo di Aula Kantor Kecamatan Limpung, Sabtu (11/3). Selain itu, mereka juga mengikuti pembelajaran selama dua hari yg dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *