liputanbangsa.com – Dari sejumlah 949 taman di Surabaya saat ini, ada 169 taman yang telah dilengkapi area bermain anak-anak sehingga bisa dijadikan tempat wisata keluarga.
Agus Hebi Djuniantoro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya menjelaskan, 949 taman yang disebutkan meliputi taman aktif dan taman pasif. Taman aktif sendiri terdapat 38 lokasi untuk skala kota dan 136 lokasi untuk skala pemukiman atau Rukun Warga (RW).
Tercatat ada sebanyak 775 lokasi terkait taman pasif dan rata-rata berada di jalur hijau.
“Nah, dari 949 taman itu, 169 taman di antaranya menjadi taman bermain anak dan tidak pernah sepi pengunjung,” kata Hebi, dikutip dari laman Kompas, Minggu (5/2).
“Lokasi ini tersebar di seluruh Surabaya sehingga warga tidak perlu jauh-jauh mengajak anaknya untuk bermain dan semua fasilitas itu gratis,” imbuhnya.
Fasilitas yang tersedia pada area bermain di taman yang dimaksud ialah perosotan dan ayunan.
Saat ini terdapat enam taman di Surabaya, meliputi Taman Flora, Taman Harmoni, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman Cahaya, Taman 10 November, dan Taman Jangkar yang sedang menjalani proses mendapatkan sertifikat Ruang Bermain Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kebun Bibit dan Taman Flora adalah taman yang dinilai paling ramai dari ratusan taman yang ada di Kota Surabaya. Apalagi ruang publik tersebut memiliki wahana outbound.
“Dari sekian banyak taman di Surabaya, Taman Flora dan Kebun Bibit ini yang selalu paling ramai karena fasilitas bermain anaknya lengkap termasuk untuk outbound-nya, makanya di situ juga sering ada event (acara) bagi anak-anak,” jelas Hebi. (afifah/lbi)

