liputanbangsa.com – Agenda seminar wirausaha yang diselenggarakan Tim Gugus tugas Merdeka Belajar – Kampus Merdeka MBKM Universitas Wahid Hasyim, dengan berkolaborasi bersama mitra MBKN yakni Bank Jateng berjalan pada Rabu (5/4) siang di ruang Theater Fakultas Kedokteran.
Kegiatan kewirausahaan yang diselenggarakan internal Universitas Wahid Hasyim ini bertujuan agar mengakomodir implementasi MBKM pada bidang kewirausahaan dengan berkolaborasi bersama mitra dari pemerintahan, lembaga perbankan, pihak swasta dan UMKM.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Wirausaha Merdeka Mandiri (WMM) bersama para Dosen Pembina Lapangan (DPL) turut hadir dalam acara tersebut.
Tema yang diangkat dalam seminar wirausaha ini ialah ‘membangun generasi mandiri, menjadi enterpreneur sukses’, dengan Direktur Bisnis kelembagaan, Ony Suharsono,MM sebagai narasumbernya.
Tujuan yang ingin dicapai dari adanya program ini dijelaskan Ana Yulia Hartati, S.IP.,MA selaku Ketua Gugus MBKM Universitas Wahid Hasyim, agar dapat mencetak lulusan yang bisa mencetus ide dan gagasan.
“Tujuannya selain dapat menciptakan ide dan gagasan, dalam program ini Mahasiswa diharapkan mampu mengeksekusi dengan fasilitas mempelajari kewirausahaan yang diberikan Tim WMM Universitas Wahid Hasyim bersama mitra,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan target dari program kewirausahaan berbasis kebijakan MBKM, yakni menjadikan lulusan mempunyai hard skill dan soft skill yang dibutuhkan sesuai dengan standar kebutuhan industri atau dunia profesi sekaligus membuka lapangan kerja alternatif dan membentuk pola pikir Mahasiswa dalam beradaptasi dan memanfaatkan peluang bisnis di masa depan.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Wahid Hasyim Bapak Prof. Dr. KH. Mudzakkir Ali,MA mengatakan untuk mencapai tujuan keilmuan Universitas Wahid Hasyim, maka diperlukanlah kurikulum MBKM.
“Sesuai dengan tujuan keilmuan di Universitas Wahid Hasyim yaitu menghasilkan tenaga kerja yang professional, berwawasan luas, dan memiliki karakter Ahlussunah Wal Jama’ah. Oleh karena itu, perlu adanya kurikulum MBKM yang menggabungkan antara ilmu pengetahuan dengan kewirausahaan yang selaras terhadap perkembangan digital,” jelasnya.
Sejak bulan Februari lalu sampai Juli 2023 mendatang, acara MBKM mandiri Universitas Wahid Hasyim program Kewirausahaan Merdeka Mandiri batch pertama dimulai.
Sebanyak 65 Mahasiswa tergabung dalam beberapa program studi pada batch pertama. Sedangkan, untuk batch selanjutnya akan dikembangkan lagi
Oleh karena itu, Universitas Wahid Hasyim akan terus hadir sebagai sumber bagi kemajuan dalam mengembangkan teknologi, termasuk dalam hal pembaharuan industri. (afifah/lbi)

