MAJENE, liputanbangsa.com – Kehilangan kendali ketika mengendarai motor roda tiga yang melaju cepat, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) kecelakaan usai kendaraan menabrak pohon.
Kasat Lantas Polres Majene Iptu Irwan memberikan keterangan penyebab kecelakaan tersebut terjadi. “Menurut keterangan saksi di lokasi itu dia (pengemudi) tidak bisa kendalikan motornya dalam kecepatan tinggi, oleng akhirnya tabrak pohon,” ujarnya dikutip dari detik.com Rabu (22/2).
Menurut Irwan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kecelakaan tunggal tersebut dan tak ingin berspekulasi dulu terkait dugaan rem blong hingga rombongan mahasiswa menabrak pohon
“Belum diperiksa itu masalah remnya,” terang Irwan.
Motor roda tiga yang digunakan rombongan mahasiswa itu bukan untuk mengangkut orang, tetapi akhir ini dipakai untuk menghadiri acara di Kecamatan Sendana, menurut Irwan. “Sepeda motor tiga roda (usai menabrak) terlempar sekitar satu meter di depan rumah warga,” ungkap Irwan.
“(Motor roda 3) Itu bukan untuk diperuntukkan muat orang. Cuman mereka pakai itu untuk hadiri kegiatan, dari posko KKN-nya ke tempat pertemuan di Sendana,” jelasnya.
Pada peristiwa tersebut, 2 mahasiswa meninggal dunia. Kini kabarnya jenazah kedua korban telah dibawa pihak keluarga masing-masing. Sedangkan, beberapa mahasiswa lainnya masih dirawat di puskesmas dan RSUD Majene.
“(2 korban) sudah dibawa ke kampungnya. Perempuan dari Takalar, laki-laki Bulukumba. Sudah dibawa ke kampungnya masing-masing tadi malam. Masih ada 3 di rumah sakit, 2 kemarin di puskesmas. Ada 2 cuman luka ringan,” tutur Irwan.
Sebagai informasi, rombongan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang mengendarai motor roda tiga menabrak pohon di Dusun Udzung, Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, Majene pada Selasa (21/2) sekitar pukul 17.00 Wita. Akibatnya, dua mahasiswa bernama Agung Darmawan (21) dan Isma Nur Afi’ah (22) meninggal dunia. (afifah/lbi)

