liputanbangsa.com – Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 antara Persib Bandung vs Persis Solo sempat diwarnai dengan kericuhan antar suporter. Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari Cibinong pada Selasa (4/4/2023) malam ini terhenti pada menit ke-77.
Kericuhan ini belum diketahui pasti penyebabnya. Karena sejak awal pertandingan dimulai berjalan dengan lancar. Namun menurut laporan, pada pertengahan babak kedua dua kelompok suporter Persib Bandung dan Persis Solo saling serang di antara tribune kosong yang jadi sekat keduanya.
Kedua kubu suporter tersebut saling serang dengan melempar kursi tribune dan perang petasan. Kursi Stadion Pakansari pun terlihat berterbangan lantaran menjadi objek alat penyerangan kedua kelompok supporter yang bertikai.

Karena ledakan petasan dan kericuhan suporter di tengah pertandingan membuat wasit Hamim Tohari menghentikan pertandingan sementara.
Wasit menghentikan pertandingan karena tindakan suporter yang menyalakan petasan dan aksi ricuh saling lempar kursi di tribune dinilai mengganggu jalannya pertandingan.
Karena kericuhan tersebut, polisi masuk ke area tribune kedua suporter untuk melerai bentrokan yang terjadi.
Pertandingan dihentikan selama 13 menit sebelum wasit kembali memulai jalannya pertandingan babak kedua itu, setelah wasit berbicara dengan kapten kedua tim dan pengawas pertandingan serta merasa situasi kembali kondusif.

Dalam laga tersebut Persis berhasil unggul pada menit ke-26 lewat tendangan bebas Jaimerson.
Namun Persib mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-45+1 lewat penalti David Da Silva. David Da Silva kembali mencetak gol pada menit ke-63 untuk bawa Persib unggul 2-1.
Terlepas dari kerusuhan yang terjadi, Persib Bandung berhasil keluar sebagai juara pada pertandingan ini dengan unggul 3-1 atas Persis Solo.
Raihan tiga poin itu membawa Persib Bandung semakin nyaman di posisi kedua pada papan klasemen.
Persib berada di posisi kedua dengan perolehan 62 poin, berjarak 5 poin dari Persija Jakarta di urutan ketiga (57 poin) yang punya satu laga belum dimainkan.
(heru/lbi)

