liputanbangsa.com – Indonesia saat ini mulai sering diguyur hujan setelah diserang ‘sengatan panas’ beberapaa waktu belakangan. Beberapa wilayah, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, mengalami hujan cukup rutin sejak pekan lalu.
Untuk hari ini, Minggu (7/5/2023), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi banyak kota kembali akan diguyur hujan.
BMKG mencontohkan beberapa kota akan diguyur hujan seperti, Banda Aceh (siang), Yogyakarta, (siang dan malam), Gorontalo (siang), Bandung (siang), Banjarmasin (siang), Palangkaraya (siang), Manado (siang), Medan (siang).
Fenomena ini terjadi usai serangan panas maksimum di beberapa daerah dengan intensitas curah hujan yang juga menurun. Ini terjadi bersamaan dengan gelombang panas yang melanda beberapa negara Asia.
Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand dan Laos sempat melaporkan suhu panas lebih dari 40º celcius yang berlangsung beberapa hari di akhir April.
Sementara, Indonesia, meski sempat mengalami peningkatan suhu maksimum, diklaim tak mengalami gelombang panas.
Pasalnya, RI berada di khatulistiwa dan suhu maksimumnya tak melebihi ambang batas statistik, yakni 5º celcius lebih panas dari rata-rata suhu maksimum selama minimal 5 hari berturut-turut.
“Fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan, jika ditinjau secara lebih mendalam dengan dua penjelasan diatas secara karakteristik fenomena maupun secara indikator statistik pengamatan suhu, tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Menurut BMKG, hal itu lebih terkait dengan fenomena gerak semu Matahari, yang kali ini tengah berada dekat khatulistiwa, yang siklusnya berulang setiap tahun.
Dwikorita juga mengungkap “suhu maksimum harian sudah mulai turun.”
Bedasarkan data BMKG, suhu maksimum di beberapa wilayah memang mengalami penurunan.
Surabaya, misalnya, sempat memiliki suhu maksimal 32 derajat Celcius, Sabtu (6/5), turun dari hari sebelumnya 34 derajat Celcius. Untuk prakiraan Minggu (7/5) dan Senin (8/5), suhu maksimalnya diprediksi mencapai 34 dan 32.
Soal pengaruh hujan yang mulai rutin, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengakui ada dampaknya pada penurunan suhu.
“Kalau turun hujan itu menurunkan suhu dong,” katanya pada Rabu (3/5).
(heru/lbi)

