Kudus, Liputanbangsa.comĀ – Pijar Park merupakan sebuah wana wisata rintisan di Hutan Pinus dengan pemandangan alam yang indah dan asri serta udara sekitar yang segar karena berada di lereng gunung muria.
Jalan menuju Pijar Park bisa melalui dua jalur, yakni jalur selatan melalui jalur Kota, Kudus menuju Makam Sunan Muria atau juga bisa melalui arah timur dari Kabupaten Pati melalui Gembong.

Wisata Pijar Park di area Gunung Muria berdekatan dengan Wisata Religi Makam Sunan Muria, Rejenu (Sendang Tiga Rasa) serta Air Terjun Monthel. Posisi lokasi wisata ini berada di Desa Kajar, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Direktur Pijar Park, Yusuf mengatakan, Suasana estetik Pijar Park antara siang dan malam memiliki keindahan tersendiri. Saat malam hari gemerlap lampu dinyalakan dan ketika siang nampak tegas dan benderang.

Selain itu, Pijar Park dapat dijadikan tempat wisata bagi keluarga yang ingin berlibur di sore hari dengan suasana pinus, bersama sahabat ataupun pasangan suami istri untuk mencari suasana yang romantis.
Apalagi bagi anak, Pijar Park sangat cocok untuk mengenalkan edukasi alam pada anak serta menambah pengalaman anak dengan beberapa permainan yang alam yang menantang.
Pijar Park dapat dikatakan sebagai tempat wisata serba ada. Pijar Park memiliki banyak area yang menarik, mulai dari permainan anak, camping grounds, spot foto instagramable, pasar krempyeng, food court, wedding out door, outbound, wisata berkuda dan eduwisata kopi serta pembuatan getuk nyimut.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan fasilitas musholla, tempat oleh-oleh, kafe, juga menyediakan penginapan, joglo kudusan, villa dan cottage family view gunung muria.
Berwisata di sini, lanjut Yusuf, selain dapat menikmati indahnya pemandangan alam dengan udara yang sejuk juga tersedia area lapang untuk perkemahan seperti yang selama ini dipergunakan.
āPenyatuan wisata dan cafe resto juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Selain bisa menikmati pemandangan Pegunungan Muria dari atas pohon, pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas yang mempunyai cita rasa tersendiri,ā ungkapnya
Yusuf menambahkan, Untuk menghangatkan badan, di dalam area pihaknya juga sudah menyiapkan warung-warung, cafƩ dan resto dengan penataan yang menarik. Di sekitar juga menyediakan kuliner khas lokal seperti Kopi Muria dan Masakan Pecel Pakis. Penduduk setempat juga menyediakan homestay. Tentunya dengan harga terjangkau untuk kalangan menengah kebawah.
Harga tiket masuknya Rp10 ribu, buka dari pukul 08.00 ā 23.00 WIB,
āUntuk info harga tiket wahana lainnya bisa follow dan DM akun instagramnya di @Pijarpark,ā jelas Yusuf.

Sementara itu, Administratur KPH Pati, Arif Fitri Saputra menyampaikan bahwa Wana Wisata Pijar Park masuk dalam kawasan hutan petak 52CĀ Ā Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ternadi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Muria Patiayam dengan ketinggian 563 meter dari permukaan laut (MDPL).
āPengelolaan Pijar Park dikerjasamakan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Makmur, Desa Kajar Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Saat ini memang Perhutani membuka akses kepada masyarakat untuk bekerjasama mengelola hutan. Bisa melalui kerjasama Pengelolaan Lahan Dibawah Tegakan (PLDT) berbasis Agroforestri atau kerjasama Pemanfaatan Jasa Lingkungan Alam seperti Wana Wisata. Dengan adanya Pijar Park, masyarakat ikut berbagi peran dalam mengelola hutan. Diharapkan dapat memberi lapangan pekerjaan yang harapan akhirnya meningkatnya kesejahteraan masyarakat,ā jelas Arif yang dilansir dari website Perhutani. (oke/lb)

