Anas Urbaningrum Digadang Bakal Jadi Ketum Partai Kebangkitan Nusantara – Liputan Online Indonesia

liputanbangsa.com – Mantan politikus Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, resmi bebas murni pada Senin (10/7) lalu. Anas bersiap terjun lagi ke gelanggang politik.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKN, Bona Simanjuntak, mengatakan Anas akan diangkat menjadi Ketua Umum PKN menggantikan Gede Pasek Suardika dalam Munaslub akhir pekan ini.

“Dari awal memang Pak Pasek selalu jelaskan ini akan diberikan kepada Mas Anas. Nah, jadi mekanisme legowonya Pak Pasek agar Mas Anas di tapuk pimpinan,” ucap Bona pada Rabu (12/7).

Bona mengungkap PKN yang sudah dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilu 2024 di KPU, memang dibentuk oleh Anas Urbaningrum dan Pasek, meski Anas masih di dalam bui.

“Partai Kebangkitan Nusantara ini didesain oleh mereka berdua (Anas-Pasek). Sekarang sudah bebas murni, jadi Mas AU bisa berserikat,”

Dia mengatakan pencabutan hak politik Anas selama 5 tahun tidak menghalangi Anas menjadi Ketum PKN, karena pencabutan itu terkait hak tidak boleh dipilih. Anas tidak menjadi caleg di Pemilu 2024.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan saat keluar dari Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/4/2023)

Sementara soal posisi Gede Pasek, menurutnya akan dibahas dalam Munaslub yang akan digelar 14-16 Juli ini. Selain Pasek, tokoh lain di PKN ada Laksamana Sukardi dan eks politikus Demokrat Mirwan Amir.

“Saya belum tahu jabatan mereka. Tapi akan ada di Majelis Agung

Sebelumnya, Anas mengungkapnya niatnya untuk terjun lagi ke politik setelah dinyatakan bebas murni.

“Komunitas saya komunitas politik, ibaratnya kolam saya itu kolam politik, ya InsyaAllah saya akan masuk ke kolam itu lagi, seperti apa tunggu saja. Tidak boleh disampaikan di Bapas, nanti disampaikan di tempat lain,” kata Anas ketika ditemui di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung pada Senin (10/7).

Meski demikian, Anas belum menjelaskan secara rinci apa langkah politik yang bakal ia lakukan. Termasuk soal kiprahnya di Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) besutan advokat I Gede Pasek Suardika.

“Volumenya (suara) bisa dinaikkan, substansinya bisa lebih merdeka karena sertifikat (surat bebas murni) ini adalah tanda merdeka penuh,” ucapnya.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *