SEMARANG, liputanbangsa.com – Era digital saat ini, informasi tersaji dalam media dengan mudah diakses semua orang selama terhubung dengan jaringan internet.
Terkadang, apa yang disajikan media dapat diterima berbeda oleh masyarakat.
Penilaian tersebut terkadang menampilkan citra baik, tak jarang pula menampilkan yang sebaliknya.
Dalam konteks ini, Sekretariat DPRD Provinsi Jateng telah mengundang sejumlah wartawan dan para pencipta konten media sosial untuk berdiskusi mengenai penyajian digital yang lebih baik bagi masyarakat.
Dalam upaya ini, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jateng, Mohammad Saleh, serta Swita Amalia Hapsari, Dosen Ilmu Komunikasi Udinus Semarang, Bagian Humas Setwan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Meningkatkan Pelayanan Kehumasan DPRD dalam Pengelolaan Konten Digital.

Acara ini dihelat di Ruang Rapim Lantai 1 Gedung Berlian, Kota Semarang, pada Kamis, 2 November 2023.
Pada kesempatan tersebut, Mohammad Saleh mengakui pentingnya masyarakat memilah-milah informasi digital karena tidak semua informasi yang cepat tersebar adalah benar.
“Stigma masyarakat mungkin selama ini DPRD dikenal buruk, namun kami berupaya keras agar kinerja nyata kami juga terlihat. Dengan langkah ini, informasi kami persembahkan kepada masyarakat secara digital melalui berbagai platform seperti situs web, media sosial, e-Wadul Dewan, dan lainnya,” ungkap Ketua Komisi A DPRD tersebut.

Ia juga mengajak para pencipta konten digital untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mohammad Saleh berharap agar para pelaku media digital dapat memberikan masukan yang konstruktif kepada DPRD agar digitalisasi mereka terus berkembang.
“Kami ingin mengajak teman-teman pencipta konten digital untuk bersama-sama meningkatkan nilai positif dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Swita Amalia Hapsari mengungkapkan apresiasinya terhadap Bagian Humas Setwan Provinsi Jateng yang telah berhasil meningkatkan kualitas informasi digitalnya.
Ia berharap bahwa kehadiran digital ini dapat terus diperkuat sehingga semua pihak dapat mengakses informasi tentang kinerja DPRD melalui media digital.
“Melihat perkembangan web DPRD yang sudah optimal, kami berharap konten di media sosial dan aset digital lainnya juga dapat berkembang untuk kebaikan masyarakat Jateng,” tuturnya.
(ar/lb)

