liputanbangsa.com – CEO Twitter, Serikat Elon Musk kembali mengejutkan dengan mengubah logo Twitter yang semula berbentuk burung biru dengan gambar anjing Shiba Inu yang identik dengan logo dari dogecoin (DOGE) pada Selasa (4/4/2023).
Ulah Elon Musk ini dikabarkan untuk memenuhi janjinya kepada salah satu pengikutnya untuk mengubah logo Twitter menjadi dogecoin.
Hal itu diungkapkan Musk lewat akun Twitternya, sambil membagikan tangkapan layar yang isinya percakapan bahwa ia diminta untuk mengganti logo Twitter oleh pengikutnya.
“Sesuai apa yang dijanjikan,” ujar Musk lewat Twitternya, Selasa (4/4).
As promised pic.twitter.com/Jc1TnAqxAV
— Elon Musk (@elonmusk) April 3, 2023
Logo baru Twitter telah berubah pada seluruh pengguna Twitter versi web. Tampak di sebelah kiri atas tampilan Twitter versi web berubah menjadi gambar anjing Shiba Inu yang menggantikan posisi burung biru yang biasanya bertengger disana.
Logo baru Twitter ini, Musk ubah setelah dirinya meminta hakim AS untuk menolak gugatan mata uang DOGE terkait penggunaan logo tersebut untuk Twitter.
Para Investor DOGE sebelumnya pernah menuntut Musk karena menjalankan skema piramida dalam promosi memecoin pertama di dunia ini.
Namun pihak kuasa hukum menolak dengan mengatakan, jika tindakan Musk dengan men-tweet kata-kata, cuitan, atau gambar lucu tentang kripto, merupakan bentuk dukungan kepada pihak tertentu tanpa adanya maksud penipuan.

CEO Tesla itu telah menggembar-gemborkan doge coin dari lama. Pada Desember 2021, Tesla mengumumkan akan menerima mata uang DOGE untuk pembelian beberapa merchandise. Saat itu, Musk mengatakan di Twitter bahwa Tesla akan melihat kelanjutan metode pembelian itu.
Tesla memang memiliki aset digital, termasuk bitcoin, dan masih menerima Dogecoin sebagai pembayaran untuk beberapa produk. Dengan banyaknya dukungan Musk terhadap DOGE, menunjukkan bahwa Musk secara pribadi memegang dogecoin.
“Kami belum menjual dogecoin kami. Kami masih memilikinya,” kata Musk.
(heru/lbi)

