liputanbangsa.com – Belajar Filosifi dalam kain Tenun Lombok Selain keindahan alamnya yang sangat mempesona, Lombok juga memiliki hasil kerajinan tenun dengan kualitas bagus.
Desa Sukarara (baca : Sukarare) adalah salah satu destinasi yang tepat jika ingin belajar sekaligus membeli kain tenun khas Lombok.
Hasil tenun dari desa yang berada di Lombok Tengah ini dipajang di Koperasi, jadi para pengunjung mudah memilah untuk menentukan pilihan sesuai selera
Harga mulai ratusan ribu sampai jutaan, tergantung kualitas dan motif tenun nya.
Di sana traveler juga bisa berfoto dengan pakai adat Sasak menggunakan kain tenun yang telah disediakan secara cuma-cuma.
Akan lebih baik jika ikut berpartisipasi mendukung kelanjutan kerajinan tenun ini dengan donasi sukarela dan membeli beberapa helai kain tenun nya.
Konon menurut cerita, untuk bisa menghasilkan kain tenun yang bagus diperlukan ketelatenan dan kesabaran tinggi.

Demi 1 lembar kain tenun yang bagus bisa-bisa perlu waktu sampai 3 bulan, sehingga tidaklah heran harga kain tenun tradisional lebih mahal dibanding tenun mesin.
Selain itu, karena perlu keuletan dan kesabaran dalam menenun.
Di sana ada kemufakatan bahwa seorang gadis yang sudah pandai menenun dianggap sudah layak dipinang karena sudah terbukti ulet dan sabar dalam pekerjaan tenunnya.
Berbeda dengan laki-laki yang tidak disarankan untuk menenun karena efek gerakan hentakan maju mundur dalam merajut benang tenun bisa berpotensi bikin mandul.
(ar/lb)

