SEMARANG, liputanbangsa.com – Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah hadir di acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Melantik Anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Masa Jabatan 2022-2026, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (20/2).
Pada kesempatan itu, Ganjar mendorong Komisi Informasi (KI) Daerah mengedukasi masyarakat terkait keterbukaan informasi, dengan cara kekinian dan tidak konvensional.
“Edukasi pada publik. Sebenarnya informasi publik yang bisa diambil atau diakses masyarakat tuh yang mana, yang dikecualikan yang mana,” ucap Ganjar.
Ketua Komisi Informasi Pusat RI Donny Yoesgiantoro, Forkopimda Jawa Tengah, serta sejumlah kepala daerah di antaranya Bupati Kendal, Dico M Ganinduto juga turut hadir pada acara tersebut.

Agar seluruh aspek dapat memiliki komitmen yang sama dalam hal keterbukaan informasi, Ganjar mendorong KI agar aktif mendampingi penyelenggara negara.
“Kami harapkan penyelenggara negara, termasuk kami-kami ini lebih punya komitmen yang tinggi untuk bisa memberikan informasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat,” tuturnya.
Ganjar juga menyampaikan pesan kepada empat komisioner KI Jawa Tengah yang dilantik, untuk mengedukasi masyarakat dengan cara yang kekinian.
“Caranya yang nge-pop, jangan konvensional, agar publik bisa mendapatkan informasi dengan jelas, crystal clear begitu. Sehingga semua yang publik harapkan itu bisa didapatkan dengan akurat dan betul-betul dia transparan dan cepat,” ujarnya.

Empat komisioner baru yang dilantik untuk masa jabatan 2022-2026, di antaranya Setiadi, Ermy Sri Ardhyanti, Moh Asropi, Sutarto, dan Indra Ashoka Mahendrakana.
“Komisi tentu nggak usah sungkan-sungkan, kalau memang dari penyelenggara negara tidak bisa memberikan informasi yang bagus, ya tegur saja,” tandasnya.
Sebagai provinsi yang mendapatkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik selama lima tahun berturut, Ganjar menegaskan Pemprov Jateng selama ini telah berkomitmen penuh dalam keterbukaan informasi.
“Pemerintah provinsi sangat terbuka, Alhamdulillah kami lima tahun berturut-turut terbaik terus. Makanya, buat kami kalau tidak ada apa-apa soal informasi ya nggak usah risih,” pungkasnya. (afifah/lbi)

