Kunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Ganjar: Anak-Anak Butuh Perhatian – Liputan Online Indonesia

ganjarKunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Ganjar: Anak-Anak Butuh Perhatian - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.jatengprov.go.id

SEMARANG, liputanbangsa.com – Kunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Semarang, Rabu (19/4), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang kala itu disambut kehadirannya oleh Suster Magda, merasa tersentuh hatinya ketika bertemu dengan anak-anak panti asuhan tersebut.

Diketahui Suster Magda saat itu baru saja tiba dikediamannya yang tak jauh dari panti. Ketika mendapatkan informasi mengenai kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu, ia langsung segera kembali ke panti dengan menggunakan sepedanya untuk menyambut Ganjar.

Anak-anak penghuni panti terlihat menyambut gembira kehadiran Ganjar ketika Gubernur Jateng itu menyapa anak-anak tersebut satu per satu. Namun, Ganjar turut prihatin hingga matanya tampak berkaca-kaca ketika menyaksikan seorang anak asuh mengalami kejang.

“Mengingatkan kepada saya sendiri. Yang kedua juga kepada seluruh masyarakat, ada lho anak-anak kita yang butuh perhatian,” ujarnya.

Kunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Ganjar: Anak-Anak Butuh Perhatian – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.jatengprov.go.id

Masyarakat perlu mendukung kehadiran panti asuhan ini. Ganjar menilai anak-anak asuh akan senang jika mendapatkan kunjungan dan perhatian, meski mereka berkebutuhan khusus.

“Rasa-rasanya penting juga memberikan semangat kepada anak-anak itu termasuk juga kepada keluarganya, sehingga nilai rasa kemanusiaan yang adil dan beradab, ya kami tunjukkan perhatian kepada mereka,” terangnya.

Atas segala bentuk perhatian Ganjar kepada anak-anak di panti, Sister Magda merasa senang dan bangga kepada Gubernur dua periode tersebut.

“Saya senang sekali, saya bangga. Diperhatikan anak-anak kami, yang dalam arti tertentu mereka berkebutuhan khusus yang sangat luar biasa,” kata Suster Magda.

Diketahui sebanyak 34 anak di panti tersebut memiliki usia tujuh tahun bagi yang termuda, sedangkan yang tertua berusia 42 tahun. Ganjar pun turut menyapa para perawat yang menjaga anak-anak asuh tersebut.

“Saya merasa bangga karena dirawuhi Pak Gubernur. Selama ini belum pernah ya, dan sekarang baru rawuh,” ucapnya.

Kunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Ganjar: Anak-Anak Butuh Perhatian – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.jatengprov.go.id

Kedatangan Ganjar pada panti asuhan itu dikatakan Magda menjadi penambah semangat mereka. Lebih lanjut, Magda juga mengatakan jika Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah rutin memberikan bantuan.

“Sangat memberikan semangat, paling tidak kami bangga karena diperhatikan oleh pemerintah, apalagi ini pemerintah provinsi. Jadi saya sangat bangga sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Magda menyampaikan jika panti asuhannya dapat menampung 60 anak berkebutuhan khusus.

“Tambah klien, kami juga harus tambah tenaga, tambah biaya. Itu yang sangat kami butuhkan. Saya merasa Tuhan melengkapi semua melalui siapa saja yang memberikan perhatian,” imbuhnya. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *