liputanbangsa.com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan BBM di Kecamatan Panai Hilir, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Cuplikan rekaman video yang memperlihatkan suasana kebakaran gudang BBM itu pun viral.
Dalam keterangan video, insiden itu terjadi pada Minggu (11/6) sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Ledakan yang terjadi membuat warga histeris.
Kasat Reskim Polres Labuhanbatu AKP Rusdi Marzuki membenarkan insiden itu. Dia mengaku personel kepolisian untuk mengecek penyebab terjadinya kebakaran itu.
“Soal kebakaran itu masih dicek. Penyebabnya juga sedang diselidiki. Ini anggota di jalan. Nanti akan dikabari informasi selanjutnya,” ucapnya.
Namun berdasarkan pemberitaan dari @haluanharian kebakaran tersebut bermula ketika truk berisi BBM Pertalite hendak bongkar muatan menggunakan mesin pompa yang berujung mengalami korsleting.
Sementara itu, Pertamina memastikan gudang BBM yang terbakar di Labuhanbatu pada Minggu pagi itu bukan milik mereka.
“Saya sudah kroscek bahwa tidak ada gudang Pertamina ataupun terminal BBM terkait penyimpanan atas nama Pertamina di sana,” ungkap Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria.
Kebakaran hebat terjadi di Labuhan Batu, Sumatera Utara pada hari minggu, 11 Juni 23. Kebakaran berasal dari tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM). Berawal dari truk berisi BBM Pertalite hendak bongkar muatan menggunakan mesin pompa yang berujung mengalami korsleting. pic.twitter.com/UW2hzlivc3
— Harian Haluan (@haluanharian) June 12, 2023
Selain itu, Satria mengaku belum dapat memastikan jenis BBM tersebut dan menunggu keterangan dari pihak kepolisian.
“BBM subsidi itu disalurkan melalui SPBU kepada masyarakat langsung. Saya sendiri juga tidak tahu jenis BBM apa yang di sana. Kita dapat info katanya itu BBM subsidi, tapi kita menunggu informasi dari pihak berwajib,” ujarnya.
Satria menyebutkan pihaknya siap berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait peristiwa kebakaran gudang yang diduga penyimpanan BBM di Labuhanbatu. “Kami siap mendukung bersinergi dengan kepolisian apabila nantinya diperlukan keterangan dari pihak Pertamina. Kita hingga saat ini belum dapat kronologinya dari pihak berwajib, statusnya di sana juga pihak berwenang,” ucapnya.

