SEMARANG, liputanbangsa.com – Followers Ade Bhakti di Instagram terus bertambah secara signifikan sejak viral nasi goreng.
Dalam dua hari, Followers Ade Bhakti di Instagram bertambah sampai 31 ribu followers pada Jumat 4 Agustus 2023.
Dari yang sebelumnya 145 ribu followers Ade Bhakti di Instagram @adebhakti, kini mencapai 176 ribu followers.
Tak hanya Ade Bhakti, Followers Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Instagram @mbakitasmg juga bertambah menjadi 140 ribu followers.
Dari yang sebelumnya 139 followers di dua hari sebelumnya. Ada pertambahan seribu follower Mbak Ita di Instagram dalam dua hari.
Sementara itu, Camat Gajahmungkur Kota Semarang yang baru Puput Widhiatmoko Hadinugroho terlihat tidak begitu aktif di Instagram.
Di akun Instagram @puputwidhiatmoko, Camat Gajahmungkur yang baru ini, hanya punya 2 postingan, 74 followers dan 6 mengikuti.
Sebelum dilantik menjadi Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko pernah menjadi Sekretaris Camat Ngaliyan.
Saat ini tak banyak pejabat Pemkot Semarang yang sudah centang biru di akun Instagram miliknya.
Selain Mbak Ita dan Ade Bhakti, satu lagi akun Instagram yang centang biru pejabat dari Semarang yakni Ketua LKPP RI Hendra Prihadi.
Sebelum menjabat Ketua LKPP RI, pria yang akrab disapa Hendi ini merupakan Wali Kota Semarang.
Hendi di akun Instagram @hendrarprihadi, hingga Jumat 4 Agustus 2023 memiliki 370 ribu followers, centang biru.
Namun Ade Bhakti lebih tinggi dibandingkan followers Menpora Dito Ariotedjo di @ditoairotedjo dengan 147 ribu followers, yang juga centang biru.
Juga lebih banyak dibandingkan dengan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto di @dicoganinduto dengan 133 followers yang juga centang biru.
Untuk kali ini, followers Ade Bhakti di Instagram masih kalah jauh dibandingkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di @gibran_rakabuming dengan 1,1 juta followers.
Dalam sebuah podcast, Ade Bhakti menceritakan bahwa dirinya memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan program program yang ada.
Juga menyampaikan aktivitas kegiatan sehari hari, agar masyarakat tau tugas sebagai camat.
Bahkan saat memulai aktif di media sosial, Adhe Bhakti sampai melakukan riset terlebih dulu.
Salah satunya bahwa dari 277 juta penduduk Indonesia, sebanyak 240 juta sekian merupakan pengguna internet aktif.
Kemudian dari 240 juta sekian pengguna internet aktif, sekitar 140 juta merupakan pengguna media sosial. Termasuk Facebook dan Instagram.
“Di Facebook itu ibu ibu lebih ramai,” ujar Ade Bhakti.
Kemudian dalam riset kebiasaan pengguna internet di media sosial, ada yang sekadar mencari informasi.
Kemudian berkomunikasi dengan keluarga, menyampaikan program dan menyampaikan apa yang dirasa.
“Dulu masih asal. Lebih banyak foto dan aktivitas keluarga. Sekarang sudah fokus menyampaikan lewat media sosial tentang apa yang kita lakukan,” jelasnya.
Skilas tentang profil Ade Bhakti. Memiliki nama lengkap Ade Bhakti Ariawan, S.H., M.A.P, ia lahir di Semarang pada 30 Mei 1987.
Diketahui dirinya mengambil pendidikan di dua tempat dan meraih dua gelar yang berbeda.
Yakni S-1 jurusan Ilmu Hukum, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Semarang dan S-2 jurusan Magister Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.
Masuk ASN Pemkot Semarang pada 2006 dan menjadi CPNS termuda dengan umur 18 tahun sekian bulan.
Saat mendaftar CPNS, Ade Bhakti masih kuliah semester dua.
Pertama kali bekerja di ASN Pemkot Semarang pada 2006 saat itu bertugas di Satpol PP sampai 2010.
Kemudian bergeser ke Protokoler Sekda. Lalu pada 2012 bergeser ke Staf Wali Kota merangkap di DPKAD.
Pada 2017 bergeser ke BRT dan kemudian menjadi Plt Kapal BLU UPTD Trans Semarang.
Pada 2019 bertugas di Dinas Pariwisata Kota Semarang.
Ade Bhakti kemudian dilantik menjadi Camat Gajahmungkur sejak 24 Juni 2022 lalu.
Kini mulai 1 Agustus 2023, Ade Bhakti Ariawan menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.
(ar/lb)

