liputanbangsa.com – Korban penganiyaan Mario cs, David Latumahina alias David Ozora (17) hingga saat ini masih menjalani perawatan di RS Mayapada Kuningan, Jakarta. Terhitung David telah memasuki perawatan selama tujuh minggu.
Kuasa hukum David, Melissa Anggraini mengungkap kondisi terkini David yang terus membaik. Mellisa mengatakan status kesehatan David kini sudah masuk ke HCU meski masih dirawat di ruang ICU
“Statusnya kini ke ruang HCU untuk proses pemulihan,” kata Melissa.

Melissa mengatakan jika David saat ini tengah menjalani terapi okupasi untuk meningkatkan daya pikirannya secara kognitif. Ia menjelaskan terapi okupasi ini dilakukan sebab kliennya belum bisa membedakan warna dan hal lainnya.
Selain itu, David Ozora juga belum bisa melakukan perintah kecil yang terlalu banyak dalam waktu bersamaan.
“Kondisi anak korban David terkini ya sudah lebih dari 7 minggu hari ini sudah turun statusnya di ruang HCU kemudian dalam proses pemulihan. David mungkin sudah terlihat secara fisik membaik. Tapi secara kognitif sekarang sedang dilakukan terapi okupasi sehingga David untuk sekadar mengenal warna saja dia belum bisa, untuk duduk dan berdiri saja dia juga belum bisa respons langsung seketika,” ujarnya.
Pada kondisi sebelumnya, dikatakan melissa, David sempat mengalami kejang-kejang dan gerakan agiatif. Bahkan kondisi fisiknya masih rentan akan demam.
“Kita sudah bersyukur David saat ini sudah tidak mengalami kejang dan tidak ada lagi gerakan agitatif walaupun masih sekali sekali terapi, kondisi fisiknya masih rentan, bisa dilihat dari tahu-tahu demam, tahu-tahu kejang badannya, jadi itu masih belum stabil. Makanya baru per hari ini turun statusnya walaupun dia masih berada di ruang ICU hanya statusnya sudah masuk di HCU,” kata Mellisa.

Dia mengatakan keluarga David tak pernah membahas soal persidangan kepada David lantaran komunikasi yang berlangsung masih satu arah. Menurutnya, kondisi kesehatan David juga tak memungkinkan untuk bisa menonton secara online jalannya persidangan.
“Kami melihat proses pemulihan ini masih jauh dari layak untuk dihadirkan di persidangan. Kognitif David masih diperlukan yang namanya assessment lebih lanjut terkait fisik dan psikisnya. Kemarin sudah dipasang trakea warna merah yang artinya merah itu sudah bisa mengeluarkan suara. Tapi karena kemampuan David untuk menghirup udara dari hidung itu tidak ada sehingga tidak bisa menggetarkan pita suara dan suara tetap belum keluar. Ini akan mempersulit dokter dalam melakukan asesmen lebih lanjut. Jadi tidak memungkinkan sepertinya terkait kognitif belum layak untuk dihadirkan di persidangan,” tuturnya.
(heru/lbi)

