liputanbangsa.com – Curug Sodong merupakan salah satu dari berbagai macam wisa alam yang indah nan menarik di Kabupaten Sukabumi. Lokasinya tepat berada di kawasan Geopark Ciletuh, salah satu dari tujuh taman bumi (geopark) yang diakui UNESCO.
Akses menuju wisata Curug Sodong yang mudah, membuat wisata ini populer.
“Curug Sodong ini salah satu yang paling ramai karena paling enak aksesnya,” kata pemandu tur Curug Sodong bernama Ahmad Yani seperti dikutip daro Kompas.com, Selasa (11/4).
Dua aliran air seperti air terjun kembar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Curug Sodong. Aliran air yang tampak deras menunjukkan keindahannya karena seakan menyatu dengan bebatuan dan tanaman di sekitarnya.

Lokasi dan jam buka Curug Sodong
Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi roda dua atau roda empat, serta dengan bus ukuran tiga perempat untuk rombongan agar bisa sampai kevCurug Sodong yang berlokasi di dalam kawasan Geopark Ciletuh. Tepatnya di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Sedangkan, diperlukan waktu sekitar 4,5 hingga 5 jam dari Jakarta menuju kawasan Geopark Ciletuh. Sementara itu, jarak tempuh dari Kota Sukabumi ke kawasan Geopark Ciletuh membutuhkan waktu sekitar tiga jam lebih.
Dibuka selama 24 jam setiap hari Senin-Minggu, Curug Sodong memiliki jam operasional resminya pukul 08.00-16.00 WIB.
“Bisa 24 jam sebenarnya karena bisa camping (berkemah) pasang tenda,” ujar Yani.

Harga tiket masuk Curug Sodong
Berdasrkan Perda Nomor 7 Tahun 2018 yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, harga masuk ke Curug Sodong mulai Rp 5.000 per orang untuk pejalan kaki.
“Iya sudah dikelola pemerintah, jadi ada retribusi Rp 5.000 per orang,” tutur Yani mengonfirmasi. Sementara itu, kata dia, bagi yang ingin memasang tenda atau berkemah akan dikenai biaya tambahan. “Satu tenda Rp 100.000 untuk masimal empat orang, sudah termasuk SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi),” terangnya.
Fasilitas Curug Sodong
Pengunjung dapat menikmati pemandangan Curug Sodong dengan duduk santai di pendopo yang tersedia. Selain itu, tersedia toilet, mushala, warung, dan penginapan yang bisa ditemukan di sekitar air terjun. Dipatok dengan harga ratusan ribu hingga jutaan per malam, penginapan di sekitar Curug Sodong dapat kalian nikmati.“Dari yang termurah dari Rp 200.000 sampai Rp 6 juta ada,” kata Yani.
Beberapa penginapan itu, dikutip dari Kompas.com, juga memiliki bentuk yang menarik layaknya cottage atau vila.
Informasi mengenai Curug Sodong terdapat pada papan informasi yang tersedia. Pengunjung juga dapat menonton amfiteater di sisi kanan air terjun untuk tempat menggelar pertunjukan.
“Amfiteater itu buat kalau ada acara, penampilan. Misalnya ada penyambutan gubernur, pasti dipakai,” pungkasnya. (afifah/lbi)

