Menparekraf Komentari Video Viral Singa Tabrak Mobil Pengunjung di Taman Safari Prigen – Liputan Online Indonesia

Menparekraf Komentari Video Viral Singa Tabrak Mobil Pengunjung di Taman Safari Prigen - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.cnbcindonesia

liputanbangsa.comVideo viral yang menunjukkan dua ekor singa bertarung dan menabrak salah satu mobil bagian belakang pengunjung di Taman Safari Nasional II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, mampu menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan luka pada kedua belah pihak, baik singa maupun penumpang mobil. Hanya saja, terjadi kerusakan pada bagian belakang mobil di mana kaca lampu belakang pecah. Atas insiden tersebut, Sandiaga turut berkomentar.

“Itu merupakan fenomena alam dan memang yang dijual adalah kelestarian dari alamnya. Saya pun telah terhubung dengan Taman Safari dan memang akan terus diperhatikan keselamatan, keamanan, dan wisata yang menyenangkan untuk para peminat wisata berbasis konservasi. Dan, tentunya kita harapkan tidak akan menyurutkan minat dari wisatawan berkunjung ke Taman Safari baru, salah satunya di Solo,” kata Sandiaga dikutip dari CNBCIndonesia.com, Senin (13/2).

Meski meminta Taman Safari memperketat pengamanannya, Sandiaga berharap pengunjung dapat memahami kejadian ini.

Baca juga: Viral Lampu Sein Pecah Diseruduk Singa, Pemilik Mobil: Tak Sudi Damai, Salaman Aja Engga Mau – Liputan online Indonesia 

“Habitat singa itu kan di alam dan kita harus memahami bahwa pada suatu kesempatan tertentu ada perilaku yang cukup unik. Jadi kita perlu lakukan penyesuaian karena kita sedang berwisata di habitat mereka,” jelas Sandiaga.

“Jadi, sosialisasi dan pemberian informasi yang lebih banyak bagaimana kita harus menyikapi jika menemui situasi tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu, Taman Safari Prigen menjelaskan dua singa jantan yang sedang berkelahi itu bernama Debo dan Frans. Lebih lanjut, ia mengatakan Debo dan Frans sedang menunjukkan kebiasaan alami atau natural behavior saat perkelahian tersebut.

“Dalam kelompok mereka terdapat delapan ekor betina (Gendis, Garnis, Vivi, Fina, Pikanin, Mafuta, Feneli, dan Felisha), di mana terdapat betina yang memasuki masa kawin (siklus birahi),” ungkap Taman Safari Prigen.

Dalam satu kawasan pasti terdapat satu singa jantan yang dominan atau disebut Alpha Male. Oleh karena itu, para singa jantan yang berada dalam kelompok singa akan memperebutkan gelar tersebut.

“Sehingga saat ada betina yang memasuki masa kawin, maka singa-singa ini akan menunjukkan siapa yang lebih kuat di antara mereka,” ujar Taman Safari Prigen.

Sebagai informasi, Taman Safari Prigen memberitahu keadaan dua singa tersebut dalam kondisi sehat dan pihaknya akan melakukan observasi lanjutan untuk memastikan kondisi hewan benar-benar baik. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *