Modin Baru di Magetan Tak Bisa Doa, Warga Ancam Turunkan Jabatan – Liputan Online Indonesia

MAGETAN, liputanbangsa.comSebuah video amatir di media sosial memperlihatkan seorang pemuda mengenakan baju kemeja berwarna putih dengan peci di kepala sedang membawa secarik kertas dan mic untuk dibacakan.

Diketahui, pemuda tersebut tidak hafal doa-doa yang diajarkan dalam agama Islam.

Pemuda tersebut merupakan petugas baru di salah satu Desa yang ada di Kabupaten Magetan dan berperan sebagai modin baru.

Unggahan tersebut diberi keterangan seperti berikut :

“Modin baru, dikerjain warga dan di suruh membuat pernyataan Hapalan Doa doa dalam waktu 30 hari”

Dalam pantauan LiputanBangsa.com, pemuda tersebut membacakan keterangan sebagai berikut :

“Assalamualaikum wr wb. Bismillahirrahmanirrahim, yang bertandatangan di bawah ini, nama Bobi Amanda A. kelahiran 17 September 2000. Alamat, Desa Pojok RT 01, RW 01 Kabupaten Magetan. Jabatan Kabid Pelayanan dengan ini menyatakan, apabila saya tidak mampu menghafal atau menguasai hal-hal di bawah ini dalam waktu 30 hari sejak tanggal pernyataan ini, maka saya dengan sukarela mengundurkan diri dari jabatan Kabid Pelayanan Desa Pojok.

Syarat, satu merawat jenazah, memandikan jenazah, mengkafani jenazah, imam shalat jenazah, imam tahlil pemberangkatan jenazah, memasukan jenazah ke liang lahat, adzan taklim, doa untuk jenazah, memimpin jamaah Yasin, imam mukadimah, doa selamat sapu jagad. Demikian pernyataan ini tanpa ada paksaan. Tanggal 6 September 2023. Diketahui Kepala Desa,”

Hingga saat ini belum diketahui secara lebih jelas asal mula permasalahan kejadian tersebut.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *