One Pride MMA di Semarang Bawa Angin Segar Para Petarung Daerah – Liputan Online Indonesia

SEMARANG, liputanbangsa.comEuforia pertandingan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di tanah air kini kian bergelora.

Hal itu seiring dengan menyelenggarakan pertarungan di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 7 Oktober 2023.

Pertarungan itu akan menjadi saksi lahirnya para jawara terbaik Indonesia.

Ketua KOBI Jateng Kukrit SW, menyampaikan, kehadiran ke Semarang, diharapkan mampu membawa angin segar bagi para petarung daerah.

Dari situ diharapkan akan melahirkan jagoan baru di olahraga MMA, mulai dari daerah hingga nasional, bahkan level internasional.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar One Pride yang bersedia menggelar di Semarang,” kata dia, saat siaran pers di Hotel Oak Tree Semarang, Jumat (6/10/2023).

Menurutnya, event kali ini merupakan yang pertama dari KOBI Jateng.

Selanjutnya, akan digelar buat event berseri selama enam seri dalam waktu setahun keliling Jateng.

Guna mencari atlet MMA berbakat.

“Bagaimana kita bisa mencari potensi-potensi atlet MMA yang ada di Jawa Tengah. Dan kedua bagaimana kita lebih bisa memasyarakatkan olahraga MMA. Sehingga MMA menjadi sebuah olahraga yang digemari,” katanya.

Menurutnya, potensi olahraga MMA di Jawa Tengah sangat besar.

Banyak sasana yang isinya anak-anak muda berlatih MMA, namun selama ini belum ada panggung bagi mereka berlaga.

“Mereka itu kalau latihan saya katakan tadi lostrum gitu. Jadi kalau udah latihan keras, tapi nggak ada panggungnya untuk mereka berprestasi, seakan jadi sia-sia. Maka perlu kita buatkan event-nya,” kata dia.

Kukrit mengatakan, di daerah lain selain Semarang atau Solo, belum begitu melihat adanya sanana MMA.

Di sana, rata-rata adalah sasana tinju.

“Kalau mereka lihat kebutuhan, kalau ternyata event MMA-nya banyak, ya sasana tinju itu kemudian beralih juga menjadi MMA,” katanya.

Melihat potensi, Kukrit optimistis untuk menggerakkan olahraga MMA di Jawa Tengah ke daerah-daerah pada tahun 2024.

“Saya belum tahu apakah izin keramaian pada tahun 2024 sebelum Pemilu boleh. Kalau diizinkan kita akan mulai Januari, tapi kalau tidak diizinkan kita mulai setelah Pilpres,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang Fravarta Sadman, menyampaikan, terima kasih kepada KOBI atas penyelenggaraan One Pride di Semarang.

“Selama ini masyarakat Semarang menyaksikan pertandingan melalui layar televisi. Namun dengan hadirnya di Semarang, menjadi kesempatan bagi warga Semarang melihat pertarungan secara langsung,” katanya.

Fravarta juga menyambut baik rencana KOBI Jateng akan menggelar Road One Pride ke daerah-daerah pada tahun 2024.

Event tersebut akan memacu semangat petarung di daerah.

“Ini sangat keren. Kita mewakili Pemerintah Kota Semarang akan support. Ini olahraga bertarung dengan berbagai seni bela diri. Semoga One Pride lebih berkembang lagi,” katanya.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *