liputanbangsa.com – Puluhan kucing jalanan ditemukan mati secara misterius di Sunter, Jakarta Utara.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Pemprov DKI, Suharini Eliawati, menyebut pihaknya tengah menginvestigasi kasus ini dan menemukan ada lebih dari 20 kucing mati misterius di Jakarta Utara sepekan ini.

“Menindaklanjuti pemberitaan di media sosial terkait laporan kematian kucing di RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, petugas Suku Dinas KPKP Kota Administrasi Jakarta Utara telah melaksanakan investigasi terkait laporan tersebut bersama ketua RW setempat,” kata Suharini kepada wartawan, Rabu (12/7).
Sebelum mati, mayoritas kucing jalanan itu tampak kejang-kejang. Saat ini Pemprov DKI dan kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian kucing-kucing tersebut, termasuk dengan melakukan pemeriksaan patologi di laboratorium KPKP DKI.
“Gejala kejang dan mengeluarkan air seni sebelum mati, pada saat dilakukan investigasi masih ditemukan satu ekor kucing yang mati. Selanjutnya petugas membawa sampel kucing mati untuk dilakukan nekropsi,” ungkap Suharini.
Baca Juga :
Rumah Singgah Kucing ‘Clow’ di Bogor Dibakar, Pelaku Berhasil Ditangkap – Liputan Online Indonesia
Kasus kematian mendadak kucing-kucing di Sunter ini viral di media sosial dan membuat para pecinta hewan khawatir. Warga menduga, kucing-kucing itu diracuni karena kejang dulu sebelum mati.
“Ini kelanjutan dari kisah banyaknya kucing jalanan dan peliharaan yang mati setelah dibawa jalan keliling kompleks di Sunter Muara. Menurut berbagai narasumber (banyak), ini karena diracuni,” tulis akun @seputar.sunter.
“Hal serupa pernah terjadi juga beberapa bulan lalu dan pernah kami upload. Semoga cepat dapat tindakan,” tambahnya.
(ar/lb)

