JAKARTA, liputanbangsa.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi memeutuskan jika pihaknya bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono pada Rabu (26/4/2023) sore melalui tayangan YouTube Petiga TV. Ia mengatakan keputusan tersebut diambil setelah Rapimnas yang digelar sebelumnya.
“Setelah melalui musyawarah dan diskusi yang panjang dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim PPP memutuskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai capres RI pada pemilu pilpres 2024,” jelas Mardiono.
Mardiono menyebut, ada beberapa alasan dan petimbangan PPP dalam mengusung Ganjar Pranowo jadi bakal Capres 2024.
“Partai Persatuan Pembangunan ingin melanjutkan dukungan politik kepada Ganjar Pranowo dalam pencalonan Presiden Republik Indonesia untuk melanjutkan estafet kepemimpinan periode 2024 – 2029,” ungkap Mardiono.

Mardiono mengatakan sebelumnya PPP juga pernah memberikan dukungan serupa Pilkada provinsi Jawa Tengah tahun 2018.
“PPP mengantarkan beliau Ganjar Pranowo menjadi gubernur Jawa Tengah yang berpasangan dengan kader PPP Gus Yasin,” kata dia.
Ia mengungkapkan, PPP ingin menitipkan prinsip politik religius dalam politik pemerintah negara.
“Dimana kultur berasal dari keluarga Nahdlatul Ulama, beliau pasti memiliki visi yang hampir sama dengan Partai Persatuan Pembangunan,” ucap dia.
Sebelumnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden atau Capres 2024.
Nama Ganjar Pranowo diumumkan langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023) siang.
Megawati mengaku keputusannya menjadikan Gnajar sebagai bakal calon presiden tidaklah mudah. Untuk itu, Megawati menggunakan seluruh akal budi dan pikirannya untuk membuat keputusan, dengan berdialog dengan seluruh banyak tokoh termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Tugas dan tanggung jawab saya tersebut tidaklah sebuah hal yang ringan. Karena itulah saya gunakan seluruh akal budi dan mata hati saya dan pikiran,” kata Megawati.

Atas dasar itu, di momen Hari Kartini, Megawati memutuskan untuk mengumumkan Ganjar Pranowo bakal capres dari PDIP.
“Pada Hari Kartini ini pada tanggal 21 April 2023 dan sekaligus sebagai tonggak perjuangan kaum perempuan Indonesia yang non diskriminatif, setara dan dijamin oleh konstitusi negara, maka pada jam 13.45 (WIB) dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk dItingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ujar Megawati.
(heru/lbi)

