KEBUMEN, liputanbangsa.com – Tujuh remaja asal Kebumen terseret ombak saat bermain air di Pantai Setrojenar Kecamatan Bulupesantren, Kebumen, Minggu (27/11/2023) siang sekira pukul 13.30 WIB.
Lima dari tujuh remaja itu berhasil menyelamatkan diri.
Sementara 2 remaja lainnya terseret ombak.
Tak berselang lama, salah satu korban yang tenggelam, DAP (15) ditemukan meninggal dunia pukul 14.15 WIB.
Hingga memasuki hari kedua pencarian, Senin (27/11/2023) kemarin, A (15) hingga saat ini masih belum ditemukan.
A adalah pelajar MTs Roudlotul Huda Kecamatan Klirong, Kebumen.
Karohumas BPBD Kebumen Heri Purwoto mengatakan, hingga Senin (27/11/2023) pukul 17.00 WIB pencarian terhadap korban masih belum membuahkan hasil.

Pihaknya bersama tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan pencarian hari ini Selasa (28/11/2023) mulai pukul 07.00 WIB.
“Hingga pukul 17.00 WIB pencarian oleh tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil,” katanya.
Heri menyebutkan bahwa tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sesuai dengan rencana operasi SAR.
Pertama, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran baik di darat maupun di laut.
Di darat, petugas melakukan penyisiran ke arah barat dan timur dengan berjalan kaki maupun kendaraan trail.
Sementara untuk penyisiran di laut, tim SAR menggunakan perahu nelayan dan perahu karet milik Basarnas.
Kedua, tim SAR gabungan juga telah membentuk pos-pos pantau ke arah barat maupun timur di titik lokasi kejadian.
“Kami juga sudah menyebarkan informasi kepada pemancing, nelayan dan warga masyarakat yang beraktivitas di tepi pantai serta rukun nelayan dan petugas obwis sepanjang pesisir pantai terkait kejadian ini,” jelas Heri.
(ar/lb)

