Kasus Ginjal Akut Kembali Ditemukan, Dinkes DKI: Masih Perlu Diselidiki Penyebabnya – Liputan Online Indonesia

ByAfifah Agustin

6 Februari 2023
Kasus Ginjal Akut Kembali Ditemukan, Dinkes DKI: Masih Perlu Diselidiki Penyebabnya - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.cnnindonesia

liputanbangsa.com Usai Kemenkes umumkan tidak ada penambahan kasus gagal ginjal akut sejak November 2022, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menemukan 2 kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) di akhir Januari dan awal Februari 2023.

Dwi Oktaviani selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI ungkapkan satu pasien balita GGAPA meninggal dunia, sedangkan satu korban GGAPA lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Iya, ada dua kasus. Ada kasus meninggal memang betul satu orang,” ujar Dwi dikutip dari CNNIndonesia pada Minggu (5/2).

Penyebab GGAPA pada kedua pasien tersebut belum diketahui pastinya, Dinkes masih perlu memastikan apakah disebabkan oleh riwayat konsumsi obat sirup atau karena penyakit penyerta yang diderita kedua pasien.

Dengan demikian, saat ini Dinkes DKI masih menjalankan investigasi unuk memecahkan masalah penyebab GGAPA kepada dua pasien tersebut, menurut Dwi.

“Kami melakukan penyelidikan epidemiologi sambil melakukan pengumpulan data dukungnya ya, misalnya sampel obatnya dan sebagainya seperti juga yang dulu,” tutur Dwi.

Sebelumnya pada 18 November 2022, Kemenkes laporkan jumlah kasus kematian GGAPA di Indonesia mencapai 200 kasus hingga jika di total secara kumulatif berjumlah 324 kasus yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia.

Sejauh ini Kemenkes belum juga menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) pada kasus ini dan mereka mengklaim kasus ini tidak mengalami penambahan sejak akhir November 2022. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *