Torehkan Prestasi Gemilang, Timnas Para-atletik Raih 5 Medali Emas Dalam Ajang Dunia – Liputan Online Indonesia

Torehkan Prestasi Gemilang, Timnas Para-atletik Raih 5 Medali Emas Dalam Ajang Dunia. Foto: dok. NPC Indonesia.

liputanbangsa.comTimnas para-atletik Indonesia mampu menorehkan prestasi gemilangnya pada ajang dunia, Grand Prix Para-Atletik yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.

Performa atlet yang luar biasa menjadikan Indonesia sukses mengamankan perolehan lima medali emas, dua medali perak, dan dua perunggu pada kejuaraan yang berlangsung pada 22 Februari hingga 2 Maret lalu.

Perolehan medali emas milik Indonesia didapat dari cabang olahraga lari, lompat jauh, dan juga tolak peluru. Eko Saputro menjadi penyumbang medali emas pertama dari cabang lari 200 m putra (T12) dengan catatan waktu 11,11 detik.

Adapun medali emas kedua dicatatkan oleh Karisma Evi Tiarani dengan mencatatkan waktu 14,86 detik di nomor lari 100 m putri (T42). Medali emas ketiga Indonesia diraih oleh Nur Very Pradana dalam nomor lari 100 m putra (T47) dengan catatan waktu 11,12 detik.

Selain dari cabang olahraga lari, medali emas juga berhasil ditorehkan dari cabang lompat jauh (T20). Peraihnya yaitu Ricka Oktavia, yang sukses menyabet emas setelah mampu mencatatkan lompatan sejauh 5,18 m.

Medali emas terakhir kontingen Merah-Putih disumbang oleh Sapto Yoga Purnama dari cabang tolak peluru (T37). Sapto berhasil mencatatkan tolakan sejauh 11,64 m.

Salah satu penyumbang medali emas untuk Indonesia, Eko Saputro, mengatakan dirinya senang dapat meraih medali emas. Selain memperoleh emas, Eko juga sukses meningkatkan rekor individual.

“Alhamdulillah saya bisa merebut medali emas dalam kejuaraan ini. Saya sangat senang bisa mempertajam rekor pribadi saya dari 11,18 detik menjadi 11,11 detik,” ujar Eko dilansir dari rilis pers yang diterima Kompas.com.

Eko mengakui selama Grand Prix Para-Atletik, Jepang dan Thailand menjadi pesaing beratnya dalam Kejuaraan Dunia kali ini.

“Lawan terberat yang saya hadapi di sini yakni atlet Jepang karena ia merupakan atlet baru dan mampu membuat kejutan. Selain itu juga ada atlet Thailand yang juga menjadi pesaing saya,” ujar Eko.

Pelatih timnas para-atletik Indonesia, Slamet Widodo, memberi respons positif atas hasil yang diraih oleh kontingen Merah Putih di Dubai.

Slamet menargetkan torehan yang luar biasa ini dapat kembali Indonesia raih dalam  ajang ASEAN Para Games 2023 di Kamboja.

“Untuk performa atlet masih sekitar 80 hingga 90 persen jadi kami cukup puas dengan hasil ini. Puncak performance pertama atlet pada akhir bulan Maret, kemudian dilanjutkan hingga ASEAN Para Games nanti,” ungkap Slamet.

Setelah memenangkan Kejuaraan Dunia di Dubai, selanjutnya kontingen para-atletik Indonesia akan kembali fokus berlatih di Solo, Jawa Tengah.

Beberapa para-atlet akan dipersiapkan tampil di sejumlah single event ASEAN Para Games 2023 Kamboja, sembari berupaya mengejar tiket ke Paralimpiade Paris 2024

(heru/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *