Jokowi Resmi Jadi Pemilih Pemilu 2024, Tanda Pemilu Berjalan Sesuai Agenda – Liputan Online Indonesia

jokowiJokowi Resmi Jadi Pemilih Pemilu 2024, Tanda Pemilu Berjalan Sesuai Agenda - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.tempo.co

liputanbangsa.comPetugas Panitia Pemutakhiran Data dan Penyusunan Data Pemilih (Pantarlih) Kelurahan Gambir Pemilu 2024, Feby Azza Nurhakim mendata Presiden Joko Widodo dan Iriana sebagai peserta pemilu 2024.

“Apakah benar bapak berdomisili di sini?” tanyanya kepada.

“Ya betul saya Joko Widodo bertempat tinggal di sini,” jawab Jokowi.

Selanjutnya Feby langsung meminta KTP beserta Kartu Keluarga Joko Widodo dan memeriksanya.

“Boleh saya izin meminta KTP dan KK-nya pak,” tanya Feby.

Presiden Joko Widodo beserta ibu negara resmi menjadi pemilih Pemilu 2024 mendatang usai lakukan verifikasi data. Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk mengecek data pribadinya apakah sudah terdaftar sebagai calon pemilih.

jokowi
Jokowi Resmi Jadi Pemilih Pemilu 2024, Tanda Pemilu Berjalan Sesuai Agenda – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.detik.com

“Saya dan bu Iriana sudah terdaftar sebagai pemilih di pemilu 2024, dan saya mengajak, mengimbau masyarakat untuk mengecek namanya di websitenya KPU. apabila belum terdaftar segera melaporkan ke KPUD setempat. saya rasa itu,” kata Jokowi saat memberikan pernyataan.

Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istana Merdeka, Selasa (14/3) tersebut menandakan, Jokowi resmi menjadi pemilih pemilu 2024 mendatang, serta gestur simbolik dari Presiden Joko Widodo bahwa kegiatan pemilu tetap berjalan sesuai agenda.

“Ini menunjukkan simbol bahwa Pemilu 2024 tetap berjalan sesuai agenda dan ini rangkaian dari tahapan pemilu di antaranya pemutakhiran data pemilih,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari.

jokowi
Jokowi Resmi Jadi Pemilih Pemilu 2024, Tanda Pemilu Berjalan Sesuai Agenda – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.halopedeka.com

Pada Selasa (14/3), dikatakan Hasyim sebagai hari terakhir kegiatan Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coklit) sejak 12 Februari 2023 lalu.  Tujuannya untuk melakukan pencocokan data secara faktual apakah data yang sudah ada di dalam data pemilih sementara itu dicocokkan dengan nama orang yang terdaftar di data pemilih.

“Sehingga pada hari ini Coklit dengan bapak Joko Widodo dan Bu Iriana dalam rangka memastikan nama beliau berdua sudah ada di data pemilih dan mencocokkan apakah nama alamat dan lokasi TPS-nya sesuai,” kata Hasyim. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *