liputanbangsa.com – Kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng akan dijadikan lokasi Event sport tourism, yakni Dieng Orienteering Race pada 19 sampai 21 Mei 2023.
Acara tersebut dijelaskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno merupakan aktivitas dalam menjelajah alam terbuka dengan tujuan menemukan titik-titik kontrol secara cepat menggunakan teknik navigasi.
Dibutuhkan kemampuan memahami navigasi menggunakan peta dan kompas jika ingin mengikuti perlombaan ini. Hal itu karena pemahaman tersebut nantinya akan berguna untuk menentukan arah dari poin ke poin di medan beragam.
Pada perlombaan ini, para peserta dilarang membawa smartphone dan hanya boleh menentukan arah dengan peta dan kompas. Oleh karena itu, mereka harus memiliki gerak yang cepat, kemampuan membaca peta, pengetahuan navigasi, stamina, dan olah fisik.

Lebih lanjut, ia mengatakan perlombaan ini akan menjadi lomba orienteering yang paling menantang, karena peserta akan merasakan sensasi lomba dengan titik ketinggian tertinggi dan terdingin yang ada di Indonesia.
Dengan adanya acara Orienteering Race, Sandiaga menilai akan menjadi sarana promosi wisata Dataran Tinggi Dieng.
“Perlombaan ini akan mengajak peserta mengelilingi keindahan wisata alam dan budaya di Dieng. Apalagi ada dua desa wisata di Dieng yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia dan Karisma Event Nusantara, yaitu Jazz di Atas Awan,” kata Sandiaga seperti dikutip dari Kompas.com terima, Selasa (11/4).
Dessy Ruhati selaku Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan wisatawan dari dalam maupun luar negeri sangat minat terhadap acara seperti Event sport tourism ini.
Memiliki pandangan yang serupa dengan Sandiaga, Dessy mengatakan acara ini juga menjadi bentuk dukungan untuk mempromosikan tempat wisata. (afifah/lbi)

