Diduga Terima Suap, Walikota Bandung Yana Mulyana Kena OTT KPK dan Punya Harta Capai 8,5 M – Liputan Online Indonesia

yana mulyanaDiduga Terima Suap, Walikota Bandung Yana Mulyana Kena OTT KPK dan Punya Harta Capai 8,5 M. Foto: dok.medikomonline.com

liputanbangsa.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Bandung Yana Mulyana pada saat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Yana ditangkap karena diduga menerima suap terkait pengadaan kamera CCTV dan jasa penyedia jaringan internet di Bandung.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, penangkapan Yana Mulyana dilakukan pada Jumat (14/4/2023) yang berlangsung sejak siang hingga malam hari.

“Kegiatan tangkap tangan dilakukan tim KPK, dari siang hingga Jumat (14/4) malam,” kata Ali.

Saat ini Yana dan beberapa orang yang ditangkap sudah dibawa Ke Jakarta untuk pemeriksaan di Gedung Merah putih, Jakarta.

“Kami segera lakukan permintaan keterangan lebih dahulu kepada para pihak yang ditangkap. Berikutnya segera menentukan sikap 1x 24 jam setelah penangkapan tersebut. Akan disampaikan perkembangannya segera,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Yana Mulyana merupakan Kader Partai Gerindra yang maju sebagai wakil walikota berpasangan dengan Oded Muhammad Danial yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilkada Bandung 2018.

yana mulyana
Oded Muhammad Danial (kiri) dan Yana Mulyana (kanan). Foto: dok.jurnalbandung.com

Namun Oded meninggal dunia pada 10 Desember 2021 karena serangan jantung, sehingga posisinya digantikan oleh Yana.

Berdasarkan data LHKPN, Yana memiliki harta kekayaan mencapai Rp8.551.790.145. Harta itu dilaporkan pada 16 Januari 2023.

Harta kekayaan Yana di antaranya tanah dan bangunan seluas 396 meter persegi / 250 meter persegi di Bandung senilai Rp5 miliar.

yana mulyana
Salah satu koleksi Yana berupa motor Harley Davidson Fatboy keluaran 2013 (Ilustrasi). Foto: dok.hdforums.com

Kemudian motor Harley Davidson Fatboy keluaran 2013 senilai Rp350 juta, dan mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar keluaran tahun 2019 senilai Rp490 juta.

Selain itu, Yana melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp40 juta, harta berupa kas dan setara kas senilai Rp2,671 miliar.
(heru/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *