Temuan Jasad Dalam Koper Ternyata Mahasiswa Universitas Surabaya yang Dilaporkan Hilang 5 Mei lalu – Liputan Online Indonesia

koperTemuan Jasad Dalam Koper Ternyata Mahasiswa Universitas Surabaya yang Dilaporkan Hilang 5 Mei lalu.Foto:dok.health.tribunnews.com

SURABAYA, liputanbangsa.com – Mayat dalam koper yang ditemukan di jurang Kawasan Gajah Mungkur, Kecamatan Pacet, Mojokerto dikonfirmasi sebagai mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) yang dilaporkan hilang sejak sebulan yang lalu tepatnya (5/5).

Ketika ditemukan dalam jurang sedalam 20 meter pada Rabu (7/6) kondisi korban berinisial AN (21) dalam kondisi membusuk namun tubuhnya masih utuh.

Dekan Fakultas Hukum Ubaya Yoan Nursari Simanjuntak mengungkapkan korban berinisial AN (21) itu merupakan mahasiswi semester 6 angkatan 2020 Fakultas Hukum.

“Ubaya membenarkan bahwa AN adalah mahasiswa Fakultas Hukum semester 6 angkatan 2020. Hingga pagi ini, pihak keluarga juga membenarkan bahwa jasad yang ditemukan di Pacet, Mojokerto adalah AN,” kata Yoan, Kamis (8/6).

koper
Korban merupakan mahasiswa Ubaya bernama Angeline Nathania yang dibunuh oleh dan jasadnya dibuang ke jurang di mojokerto.Foto:dok.health.tribunnews.com/

Yoan mengatakan, semasa hidup, AN adalah mahasiswa aktif dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,277. Dia juga dikenal sebagai mahasiswi yang baik di kampus.

“Keseharian di kampus dikenal baik dengan sesama teman kuliah. Selama proses belajar di Fakultas Hukum, tidak pernah terlihat adanya kendala bersosialisasi dengan teman-teman maupun dosen di kampus,” ucapnya.

Kabar meninggalnya AN, kata Yoan, tentunya menimbulkan duka yang mendalam bagi civitas academica Ubaya.

“Doa dan support kepada keluarga yang ditinggalkan terus mengalir dari rekan mahasiswa, dosen dan alumni. Kesedihan yang mendalam atas kepergian Angeline Nathania yang dirasakan teman-temannya,” ujarnya.

Fakultas Hukum Ubaya melalui Lembaga Biro Bantuan Hukum (LBH) pun siap mendampingi keluarga korban. Mereka juga menggalang donasi secara sukarela.

“Selanjutnya, kami jajaran Fakultas Hukum Ubaya beserta segenap keluarga besar Ubaya menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Sebelumnya, Jasad yang diduga korban pembunuhan itu diduga kuat adalah AN (20) mahasiswi perguruan tinggi swasta di Surabaya. Dia dikabarkan keluar rumah sejak Rabu (3/5), dan dilaporkan hilang pada Jumat (5/5), hingga sekarang.

Berdasarkan keterangan sementara, mayat itu diyakini adalah AN. Sebab orang tua korban mengenali pakaian yang dikenakannya.

koper
Terduga pelaku merupakan guru les AN bernama Roy yang saat ini sudah diamankan Polrestabes Surabaya untuk dimintai keterangan.Foto:dok.news.okezone.com

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih intensif terhadap Roy, terduga pelaku pembunuhan. Terduga pelaku merupakan guru les musik korban.

Pelaku digelandang ke Mako Polrestabes untuk menjalani penyelidikan lebih mendalam terkait motif dari kasus pembunuhan gadis 22 tahun itu.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce pihaknya masih menungguh hasil identifikasi dari tim identifikasi Polda Jatim untuk dicocokkan dengan keluarga korban.

Dibenarkan kapolres, bahwa terduga pelaku guru les musik korban. Selain mengamankan Roy, Satreskrim Polrestabes Surabaya juga mengamankan mobil jenis SUV milik korban.

(heru/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *