Guru Korban Ketapel Ortu Siswa di Bengkulu Trauma Pulang ke Rumah – Liputan Online Indonesia

Foto : Antara

BENGKULU, liputanbangsa.comPihak rumah sakit (RS) telah memperbolehkan pulang Zaharman (58), guru SMAN 7 Rejang Lebong, Bengkulu yang menjadi korban katapel orang tua murid.

Namun, Zaharman memilih untuk tinggal dan menyewa rumah di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Dilansir dari detikSumbagsel, Zaharman bersama istri dan anaknya menyewa rumah di Lubuklinggau, tak jauh dari Rumah Sakit AR Bunda tempatnya dirawat.

Kondisi guru korban ketapel wali murid di Bengkulu/ Foto : Grid.id

Ilham Mubdi, anak sulung Zaharman, mengatakan bahwa ayahnya telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit sejak Rabu (9/8).

“Kemarin kita telah boleh rawat jalan dan pulang. Tapi karena masih harus check up ke rumah sakit, akhirnya kita menyewa rumah tidak jauh dari rumah sakit,” kata Ilham, Kamis (10/8).

Selain karena check up, Ilham mengaku ayahnya masih merasa trauma dan merasa tidak aman jika pulang ke rumah di Rejang Lebong. Meskipun pelaku, yakni Arfan Jaya (45) sudah ditangkap.

Arfan Jaya, orang tua murid yang ketapel guru diamankan pihak kepolisian/ Foto : Tribbun

Ilham menyampaikan ayahnya masih ingin pindah tempat mengajar. Sebab, ia masih takut dan trauma jika harus kembali bekerja di sekolah yang lama.

“Meski telah boleh pulang, ayah masih belum bisa bekerja. Untuk rencana akan pindah rumah dan kerja ayah masih kami urus,” tutup Ilham.

 

(ar/lb)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *