liputanbangsa.com – Wregas Bhanuteja kembali membuat karya yang siap dinikmati masyarakat Indonesia.
Filmnya kali ini berjudul Budi Pekerti, yang mengangkat isu perundungan di media sosial.
Bercerita mengenai sebuah keluarga kecil yang tengah berusaha menyambung hidup setelah dilanda pandemi.
Namun, mereka dihadapkan dengan masalah yang menguras pikiran tiap anggota keluarga tersebut.
Video berdurasi 20 detik yang direkam oleh seorang yang tidak dikenal membuat kondisi semakin runyam.
Menampilkan Sha Ine Febriyanti, Dwi Sasono, Prilly Latuconsina dan Angga Yunanda, keluarga yang menjadi fokus utama jalan cerita.

Masing-masing totalitas dalam mendalami perannya, seperti yang dilakukan oleh Sha Ine Febriyanti.
Dalam unggahan instagram @filmbudipekerti, terlihat bocoran di balik layar proses pembuatan scene ketika Sha Ine meratapi sebuah momen.
Sang sutradara memberikan kejutan kepada Sha Ine dengan memberikan voice note dari anak-anak kandungnya.
Wajah Ine nampak menghayati dengan tatapan marah dan menyesal yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Begitu juga Prilly Latuconsina yang diketahui belajar bahasa jawa demi melakoni perannya sebagai Tita.
Klip-klip singkat yang diberikan akun resmi film Budi Pekerti mendapat sambutan baik dari warganet.
Baik di platform Instagram maupun X, banyak respon warganet yang sudah tidak sabar menanti penayangan film Budi Pekerti.
Sebelumnya, film berdurasi 110 menit ini sempat tayang di Sxsw Sydney Australia 2023 dengan judul Andragogy.
Film Budi Pekerti mendapat ulasan positif dari para penonton di sana.
Mereka merasa emosional dan merekomendasikan film ini wajib ditonton.
Film Budi Pekerti mulai tayang 2 November 2023 di bioskop Indonesia.
Pre-sale tiket di kota Jakarta, Yogyakarta, Solo, Depok, Tasikmalaya dan Surabaya sudah bisa dibeli sejak Jumat (27/10).
Diketahui, Wregas merupakan sutradara film dan penulis asal Yogyakarta yang telah memiliki beragam prestasi dari karyanya.
Film sebelumnya, Penyalin Cahaya memborong 12 penghargaan Piala Citra FFI 2021.
(ar/lb)

