Connie Francis, Penyanyi Lagu Pretty Little Baby Mengaku Lupa Karyanya Sendiri

liputanbangsa.com – Profil Connie Francis, penyanyi lagu Pretty Little Baby yang kini viral di TikTok. Sang penyanyi mengaku sudah lupa dengan karya sendiri.

Lagu Pretty Little Baby yang dulu dikenal lewat suara penyanyi legendaris asal Amerika, Connie Francis, kini kembali naik daun di platform TikTok.

Belakangan, lagu tersebut banyak digunakan oleh pengguna dari berbagai belahan dunia sebagai musik latar dalam beragam konten video, baik di TikTok maupun Instagram.

Kepopuleran lagu ini yang kembali mencuat pun memunculkan rasa penasaran publik terhadap sosok Connie Francis, penyanyi yang telah membawakan lagu klasik tersebut hingga kembali dikenal luas.

 

Profil Connie Francis

Connie Francis merupakan penyanyi lagu Pretty Little Baby yang kini viral di TikTok sampai mengaku lupa dengan karya sendiri.

Melansir dari biography.com, Concetta Rosa Maria Franconero, yang lebih dikenal dengan nama panggung Connie Francis, adalah penyanyi pop, aktris, sekaligus aktivis asal Amerika Serikat yang memiliki keturunan Italia-Amerika.

Ia lahir pada 12 Desember 1938 di Newark, New Jersey, sebagai anak sulung dari pasangan George Franconero Sr. dan Ida Franconero.

Connie dibesarkan dalam lingkungan keluarga pekerja keturunan Italia.

 

Riwayat Pendidikan

Dalam hal pendidikan, Connie pernah mengenyam pelajaran di Newark Arts High School dan lulus dengan predikat terbaik dari Belleville High School pada tahun 1955.

Perjalanan Karier di Dunia Musik

Penyanyi yang menjadi ikon era 1960-an ini dikenal luas lewat lagu-lagunya seperti “Who’s Sorry Now?”, “Where the Boys Are”, dan “Stupid Cupid”.

Bakat menyanyi dan bermain akordeonnya sudah terlihat sejak kecil berkat dorongan sang ayah.

Ia mulai tampil di berbagai ajang pencarian bakat lokal, termasuk di acara TV “Arthur Godfrey’s Talent Scouts”.

Arthur Godfrey-lah yang kemudian menyarankan agar Concetta menggunakan nama panggung “Connie Francis”, karena terdengar lebih sederhana dan mudah dikenali.

Saran ayahnya untuk meninggalkan akordeon pun diikuti oleh Connie demi menunjang karier musiknya.

Tahun 1955 menjadi titik awal Connie serius menekuni dunia musik.

Dengan gaya pop yang enerjik dan menarik, ia segera menjadi salah satu bintang besar di era rock and roll.

Lagu-lagunya kerap ditayangkan dalam acara musik terkenal seperti The Ed Sullivan Show.

Selain vokal yang kuat, kemampuan bermain akordeon juga menjadi ciri khas tersendiri bagi Connie.

 

Aktivisme Sosial

Di luar dunia hiburan, Connie juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Ia dikenal sebagai pendukung hak-hak korban kekerasan dan pejuang kesadaran kesehatan mental, serta sering terlibat dalam gerakan kemanusiaan.

 

Kehidupan Pribadi

Kehidupan pribadi Connie tak lepas dari berbagai tantangan. Ia sempat mengalami kehilangan suara serta didiagnosis mengidap gangguan bipolar.

Dalam urusan pernikahan, Connie pun beberapa kali mengalami kegagalan.

Meski begitu, ketangguhannya dalam menghadapi berbagai cobaan membuat Connie tetap menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang hingga kini.

Usai membahas profil Connie Francis, penyanyi lagu Pretty Little Baby yang kini viral di TikTok itu mengaku lupa dengan karya sendiri.

Sebenarnya, lagu itu tidak pernah menjadi hits, bahkan Francis disebut hampir tidak ingat pernah merekamnya.

“Saya harus mendengarkannya untuk mengenalinya,” kata legenda pop berusia 87 tahun itu dikutip dari Billboard.

Connie akhirnya ingat setelah mendengarkan lagu itu. Memikirkan bahwa lagu yang direkam 63 tahun lalu menyentuh hati jutaan orang menurutnya benar-benar luar biasa.

“Saya ingat setelah mendengarnya. Sungguh suatu berkat mengetahui bahwa anak-anak TK kini mengenal saya dan musik saya. Sungguh mengasyikkan,” ucapnya.

Dia juga berbicara alasan menurutnya lagu tersebut menarik bagi para pendengar saat ini.

“Menurutku lagu itu polos dan murni, dan ini adalah masa ketika segalanya berada dalam kekacauan. Ini benar-benar luar biasa. Saya tidak pernah menyangka ini mungkin. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” lanjutnya.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *