Banyak Kepala Daerah Mundur Demi Ikut Nyaleg Pemilu 2024 – Liputan Online Indonesia

Petugas menunjukan surat kertas suara dalam simulasi pelaksanaan pemungutan suara di kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (22/3/2022). Digelarnya simulasi pemilu, sebagai komitmen KPU untuk tetap melaksanakan Pemilu 2024. KPU menegaskan tidak terlibat dengan isu penundaan pemilu yang saat menjadi bola panas di kalangan elite partai. Dalam simulasi, ada dua metode dilakukan. Pertama tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan dua kertas suara dan TPS dengan tiga kertas suara. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

JAKARTA, liputanbangsa.comSejumlah kepala daerah ramai-ramai mundur dari jabatannya demi mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR di Pemilu 2024.

Kewajiban mundur bagi kepala daerah yang maju di Pemilihan Legislatif diatur dalam Pasal 240 (1) huruf k UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Salah satu kepala daerah yang mengajukan pengunduran diri adalah Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Dia maju sebagai caleg DPR RI dari Partai NasDem di daerah pemilihan (dapil) NTT II meliputi Kabupaten Pulau Sumba, Rote, Sabu dan Timor.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat (dok.istimewa)

Kemudian Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum yang bakal maju sebagai caleg DPR RI di daerah pemilihan (dapil) VIII Jabar. Meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon serta Indramayu.

“Saya mohon restu. Saya akan nyalon untuk DPR RI dari wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu atau dari Dapil Jabar 8,” ujar Uu saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Cirebon, Senin (15/5).

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim juga mengajukan pengunduran diri lantaran maju sebagai calon anggota DPR di Pemilu 2024 mendatang.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (dok.istimewa)

Nunik disebut bakal bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Bandar Lampung lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kemudian Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum yang bakal maju sebagai caleg DPR RI di daerah pemilihan (dapil) VIII Jabar. Meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon serta Indramayu.

“Saya mohon restu. Saya akan nyalon untuk DPR RI dari wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu atau dari Dapil Jabar 8,” ujar Uu saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Cirebon, Senin (15/5).

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim juga mengajukan pengunduran diri lantaran maju sebagai calon anggota DPR di Pemilu 2024 mendatang.

Nunik disebut bakal bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Bandar Lampung lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *