Bulog Bagikan Beras Bansos Yang Berasal Dari Cadangan Beras Pemerintah – Liputan Online Indonesia

Bulog Bagikan Beras Bansos Yang Berasal Dari Cadangan Beras PemerintahBulog Bagikan Beras Bansos Yang Berasal Dari Cadangan Beras Pemerintah. Foto: dok.agrozine.id

liputanbangsa.com – Menjelang Ramadhan 2023 pemerintah melalui Bulog akan menyalurkan beras sebagai bansos kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal yang mengatakan bahwa beras yang akan dibagikan dalam bentuk bantuan sosial (bansos) pangan kepada 21,6 juta warga miskin pada Ramadan akan diambil dari cadangan beras pemerintah (CBP).

Sebagai informasi menurut Peraturan Menteri Sosial Nomor 22 Tahun 2019 Pasal 1 menyatakan bahwa beras CBP merupakan persediaan beras yang dikuasai dan dikelola oleh Pemerintah pada Perum BULOG, dengan arah penggunaan untuk penanggulangan keadaan darurat bencana dan kerawanan pangan pasca bencana. Dan beras tersebut berasal dari penyerapan dalam negeri maupun beras impor.

“Prinsipnya beras yang menjadi stok cadangan beras pemerintah, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Iqbal.

Bulog telah mendapatkan izin impor 500 ribu ton beras sejak Desember 2022 lalu untuk memenuhi pasokan CBP. Pada Februari lalu, beras impor yang sudah masuk ke Indonesia sekitar 470 ribu ton, sementara sisanya masih mengalami kendala dalam perjalanan akibat cuaca.

“Nggak sampai 30 ribu kok sisanya itu. Persoalannya kita tidak bisa melawan alam. Kalau kita bisa, ombak itu diandaikan tidak ada ombak, kan enggak bisa,” kata Direktur Utama Bulog Budi Waseso.

Sementara pemerintah akan menyalurkan bansos 10 kg beras kepada 21,6 juta warga miskin pada Maret-Mei 2023.

“Yang sudah dibahas dengan Bapak Presiden kita akan memberikan bantuan beras kepada sekitar 21,6 juta warga berasnya 10 kilogram, dan akan diberikan selama tiga bulan,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga tidak merinci tanggal pasti pemberian bantuan tersebut. Ia hanya mengatakan bantuan diberikan untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok sebagai dampak persiapan puasa dan lebaran.

Pemberian beras didistribusikan melalui Perum Bulog. Selain bantuan beras, pemerintah juga akan menggelontorkan bantuan sosial berbentuk daging ayam dan telur. Bantuan akan disalurkan melalui ID Food, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pangan.

(heru/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *