Terobosan Baru Coca-Cola, Luncurkan Kemasan Botol dari 100% Plastik Daur Ulang – Liputan Online Indonesia

botolTerobosan Baru Coca-Cola, Luncurkan Kemasan Botol dari 100% Plastik Daur Ulang.Foto:dok.money.kompas.com

liputanbangsa.com – Terobosan baru Coca-Cola Indonesia meluncurkan kemasan botol terbarunya yang terbuat dari 100 persen plastik Polyethylene Terephthalate (PET) daur ulang atau rPET, tidak termasuk tutup dan labelnya.

Langkah ini Coca-Cola lakukan untuk mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi sampah sebesar 30 persen dan mengurangi sampah laut sebesar 70 persen pada 2025.

Presiden Direktur Coca-Cola Indonesia Julio Lopez mengatakan, kemasan rPET tersedia untuk merek Coca-Cola Trademark, Fanta, Sprite dalam kemasan 390ml, dan Sprite Waterlymon dalam kemasan 425ml.

botol
Foto:dok.liputan6.com

“Kami dengan bangga menyatakan bahwa satu dari setiap tiga botol yang ada di pasar Indonesia sekarang terbuat dari 100 persen plastik rPET (daur ulang),” kata Lopez dikutip Minggu (18/6).

Lopez menerangkan, kemasan botol terbaru Coca-Cola diproduksi secara lokal di Amandina Bumi Nusantara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pabrik daur ulang ini didirikan oleh mitra pembotolan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia bersama Dynapack Asia.

Fasilitas canggih ini memproses botol PET bekas pakai (pascakonsumsi) yang bersumber dari pasokan lokal dan mengubahnya menjadi botol baru untuk merek Coca-Cola. Pabrik daur ulang ini juga berkolaborasi dengan Mahija Parahita Nusantara, yayasan sosial nirlaba yang didirikan oleh kedua organisasi tersebut.

Yayasan ini mendukung penciptaan infrastruktur pengumpulan melalui pengembangan usaha mikro pengumpulan dan berpusat pada usaha sosial serta dukungan masyarakat.

botol
Foto:dok.liputan6.com

Mahija Parahita Nusantara menyediakan bahan baku untuk fasilitas daur ulang dan, yang terpenting, juga mendukung komunitas pemulung informal dengan pekerjaan yang stabil serta membuka akses terhadap layanan sosial.

“Botol kami memiliki nilai lebih dari penggunaan pertama karena dapat digunakan berulang kali, sehingga membantu mendukung ekonomi sirkular loop tertutup,” ujar Lopez.

Dengan diperkenalkannya botol yang terbuat dari 100 persen rPET baru, Coca-Cola memberikan kontribusi besar terhadap tujuan Indonesia dengan mengurangi ketergantungan pada plastik baru dan menurunkan emisi karbon dalam proses produksi.

“Di Coca-Cola, kami menyadari urgensi dan kompleksitas tantangan sampah plastik di Indonesia. Tidak ada entitas tunggal yang dapat mengatasi tantangan ini sendirian,” ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya komitmen menawarkan desain kemasan, pengumpulan, dan sistem daur ulang yang inovatif. Kemudian menjalin aliansi strategis dengan para pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah, mitra industri, dan organisasi lokal untuk mendorong ekonomi sirkular di Indonesia.

“Kami juga memanfaatkan kekuatan serta jangkauan merek Coca-Cola untuk secara aktif melibatkan konsumen dalam inisiatif daur ulang dan membangun kesadaran tentang potensi luar biasa mengubah botol plastik menjadi baru,” kata Lopez.

botol
Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability Indonesia and PNG Coca-Cola Europacific Partners (kedua kiri), Director of Public Affairs, Communications and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo dan Managing Director of Amandina Bumi Nusantara Suharji Gasali saat konfrensi pers peluncuran kemasan botol Coca-Cola, Fanta, Sprite, dan Sprite Waterlymon yang ramah lingkungan di Gandaria, Jakarta (16/06/2023).Foto”dok.liputan6.com

Dalam kesempatan ini Lopez mengatakan, melalui usaha patungan lokal dan perjanjian pemasok jangka panjang, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia melakukan investasi strategis untuk meningkatkan kapasitas daur ulang di Indonesia, membuka pasokan plastik daur ulang, dan meningkatkan teknologi baru. (heru/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *