[ad_1]
KUDUS, liputanbangsa.com – Sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus beberapa waktu lalu terkena bencana banjir. Maka dari itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus menginginkan adanya perhatian untuk penanganan banjir di Kota Kretek.
Ketua Komisi C DPRD Kudus Rochim Sutopo mengatakan, ingin adanya kepedulian dari DPRD Provinsi, DPR RI maupun dari Kementerian PUPR untuk bisa mengatasi banjir di Kudus.
“Saya ingin adanya kepedulian dari pihak terkait untuk mengatasi banjir di Kudus. Karena, daerah tidak bisa untuk menangani banjir ini lantaran sungai-sungai tidak milik daerah,” ucapnya.
Pihaknya menginginkan adanya perhatian dan kepedulian, lantaran Kudus sudah menjadi langganan banjir di tiap tahunnya. Dengan penanganan yang bisa dilakukan, maka akan membuat masyarakat tidak terdampak kembali.
“Kudus tiap tahun jadi langganan banjir, sangat sedih dan prihatin. Tentu mudah-mudahan pihak yang mempunyai kewenangan siap tanggap membantu Kudus dalam penanganan banjir,” tuturnya.
Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan menormalisasi Sungai Wulan sepanjang 47 kilometer. Hal ini untuk mengatasi banjir yang terjadi di Kudus dan sekitarnya.
“Kami juga akan mengganti pompa polder milik Pemkab Kudus menjadi 5.000 liter per detik. Karena kapasitasnya hanya 500 liter per detik, sedangkan menurut hitungan kami memerlukan kapasitas 5.000 liter per detik,” ujarnya. (sam/lbi)
[ad_2]
Beranda

