SEMARANG, liputanbangsa.com – Kota Semarang memiliki banyak tempat wisata yang unik dan klasik. Salah satunya, Koeta Toea yang terletak di Jalan Brigjen Soedarto, Pedurungan, Kota Semarang.
Bangunan seluas 2.400 meter persegi ini memiliki konsep klasik unik ala Eropa yang Instagrammable, dan cocok untuk berswafoto bersama rekan, sahabat, maupun keluarga.
Tidak hanya itu, saat masuk di bagian depan Koeta Toea, pengunjung akan disambut oleh ratusan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Tengah yang berjejer di rak panjang.
Di dalam bangunan pusat oleh-oleh itu, terdapat sekitar 32 stan kuliner dari beragam wilayah. Ada masakan khas Jawa, Italia, Korea, Jepang, hingga China.
Menariknya, seluruh bangunan pusat kuliner tersebut dicat dan dikreasikan semenarik mungkin layaknya bangunan Belanda, Italia, Columbia, bahkan Mexico.
Marketing Communication Koeta Toea, Imam Tejoputra menuturkan, adanya konsep klasik itulah yang menjadi daya tarik pengunjung, terlebih anak muda dan keluarga. Pasalnya, pusat oleh-oleh dan kuliner yang berdiri pada Oktober 2022 ini juga memiliki spot Goedang Lampoe yang kerap dijadikan rujukan anak-anak muda untuk berswafoto.
“Waktu awal dulu memang sempat booming di sosial media. Di sini ada pusat oleh-oleh, kuliner dan tempat swafoto. Ada Goedang Lampoe yang asyik, Instagramable dan kadang diburu anak-anak muda,” jelas Imam, Minggu (19/2/2023).
Agar lebih menarik, imbuh Imam, Koeta Toea juga menambahkan pernak-pernik dekorasi di setiap momen.
Seperti momen Hari Natal, terdapat hiasan pohon cemara dan hujan salju. Lalu Imlek, ada lampion, angpau, hingga pertunjukan barongsai. Dan saat ini, momen Valentine yang bernuansa merah.
Lebih jelas Imam mengatakan, untuk masuk ke Kota Toea, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. Hanya saja, ada biaya tambahan saat masuk ke beberapa spot seperti Goedang Lampoe dan playground.
“Masuk Goedang Lampoe ada tiket Rp 15.000. Kalau di playground ada kereta-keretaan, kapal-kapalan, jungle, sepaket itu Rp 30.000,” jelas Imam.
Terlepas dari itu, Imam mengatakan, puluhan menu kuliner di Koeta Toea juga memiliki harga yang beragam. Mulai dari harga Rp 20.000-an.
Imam menyebut, adanya kuliner dan produk UMKM di Koeta Toea itu bertujuan untuk mendukung perkembangan UMKM sekitar, khususnya Provinsi Jawa Tengah.
“Kita juga bekerja sama dengan pelaku-pelaku UMKM di wilayah Semarang dan sekitarnya. Di sini hampir semua produk ada, mulai aksesoris, makanan ringan, fesyen. Mungkin hampir 100 produk ada,” tutur dia.
Koeta Toea ini beroperasi setiap hari Senin hingga Minggu. Pada weekdays, Koeta Toea buka mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB. Sedangkan weekend pada pukul 09.00 sampai 22.00 WIB.
Salah satu pengunjung, Soraya Sofia, mengaku, sangat senang bisa berlibur di Koeta Toea.
Menurut dia, Koeta Toea memiliki beragam pilihan spot yang menarik. Sehingga, pengunjung tidak bosan saat berlibur di Koeta Toea.
“Tempatnya macem-macem, jadinya seru. Bisa nonton-nonton, Instagrammable juga,” tutur Sofia.
Selain itu, mahasiswa Poltekkes Semarang itu mengatakan, kuliner yang disediakan juga enak. Meski sedikit menguras kantong bagi mahasiswa sepertinya.
“Tadi sudah nyobain makanannya, enak-enak, tapi lumayan mahal untuk mahasiswa,” jelas dia.
Selain itu, pengunjung lainnya, Audri, menuturkan, Koeta Toea merupakan salah satu tempat rekomended untuk berlibur bersama keluarga. Lantaran memiliki space yang luas dan banyak pilihan kuliner.
“Ada photobooth, bagus juga buat keluarga, kayanya lucu gitu. Pokoknya rekomended untuk liburan anak muda, keluarga, karena suasananya enak,” pungkas Audri. (dian/lbi)

