SURABAYA, liputanbangsa.com – Penampakan beberapa pasar di Surabaya masih membutuhkan perawatan seperti Pasar Tunjungan dan Pasar Kembang.
Kedua pasar itu berlokasi di denyut jantung Kota Pahlawan tersebut hingga kini masih belum dilakukan revitalisasi.
Pasar Kembang pernah dilalap si jago merah pada 2021 lalu. Atap pasar habis. Selain Pasar Kembang, pasar yang menjadi prioritas revitalisasi lain yakni Pasar Tunjungan di Surabaya.
Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya Agus Akhir Prioyono mengatakan, sebelum melakukan revitalisasi, pihaknya akan melakukan uji bangunan terlebih dulu.
Anggaran untuk uji bangunan Pasar Tunjungan sudah disiapkan sejumlah Rp 300 juta.

”PD Pasar Surya Surabaya bakal menggandeng akademisi,” papar Agus Akhir Prioyono.
Menurut Agus, uji konstruksi bangunan itu direncanakan bekerja sama dengan Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
PD Pasar Surya Surabaya pun memungkinkan adanya rencana perobohan Pasar Tunjungan.
”Nanti tergantung dari hasil uji bangunannya,” ungkap Agus Akhir Prioyono.
Nah, PD Pasar Surya Surabaya masih menunggu anggaran untuk revitalisasi dari kucuran dana Pemkot Surabaya. Ada sekitar Rp 9,9 miliar yang belum cair.
”Kami masih menunggu anggarannya turun dari Pemkot Surabaya,” ucap Agus.
Dana dari Pemkot Surabaya itu digunakan untuk merevitalisasi tiga pasar di Surabaya. Yakni, Pasar Tunjungan, Pasar Kembang, dan Pasar Kendangsari.
”Rencananya, tahun ini, ada tiga pasar yang akan direvitalisasi. Untuk Pasar Paben belum,” ujar Agus Akhir Prioyono.
(ar/lb)

